12 March 2020, 08:45 WIB

Kalah Beruntun, Sanders Tegaskan belum Menyerah


Basuki Eka Purnama | Internasional

BERNIE Sanders, Rabu (11/3), mengabaikan serangkaian kekalahan di primary Partai Demokrat dan desakan untuk mundur dalam persaingan menjadi calon presiden Amerika Serikat (AS). Dia menegaskan masih bersemangat bersaing dengan Joe Biden.

Dalam pernyataan pertamanya pascakekalahan dari Biden di Michigan, Missouri, Mississippi, dan Idaho, Selasa (10/3), Senator asal Vertmont itu menegaskan prioritas utamanya adalah mengalahkan Presiden Donald Trump.

Namun, dia mengakui bahwa banyak pemilih Partai Demokrat memandang Biden lebih layak dipilih ketimbang dirinya.

Spekulasi terus tumbuh bahwa Sanders akan menanggapi permintaan dari aktivis Partai Demokrat agar dia mundur dan memberikan kesempatan bagi Biden untuk bersiap dalam duel melawan Trump.

Namun, politisi berusia 78 tahun itu menegaskan dirinya masih siap bertempur dan siap untuk menghadiri debat satu lawan satu dengan Biden pada Minggu (15/3).

Meski tetap bersemangat untuk bersaing, Biden mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan dengan mengakui kekalahan di primary serta menerima fakta bahwa dia tidak diunggulkan jika berhadapan dengan Trump.

"Saya tidak bisa mengatakan berapa banyak orang yang saya temui dan mengatakan mereka setuju dengan apa yang saya perjuangkan namun memutuskan untuk memilih Joe karena mereka merasa dia lebih bisa mengalahkan Trump," ungkap Sanders.

"Saya menegaskan tidak sepakat dengan hal itu. Namun, itulah yang dikatakan jutaan pemilih Demokrat," imbuhnya. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT