12 March 2020, 06:19 WIB

Cegah Korona, Nina Moeloek Anjurkan Masyarakat Jangan Cium Tangan


Atalya Puspa | Humaniora

MANTAN Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengkritik kebiasaan cium tangan yang dilakukan masyarakat Indonesia saat berjumpa satu sama lain, khususnya antara guru dan murid. Saat ini, menurut Nila, kebiasaan tersebut harus dihilangkan terlebih dahulu untuk menghindari penyebaran Covid-19.

"Tadi saya kritik, untuk saat ini seharusnya diajarkan tidak ada salaman, apalagi kan kita kebiasaannya cium tangan. Itu barangkali jangan bersentuhan dulu untuk saat ini," Nila di Kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (12/3).

Belajar dari kasus wabah sebelumnya, seperti SARS dan MERS, Nila mengakui penyebaran Covid-19 lebih cepat meskipun mortalitasnya rendah. Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati, dan menghindari kontak langsung dengan banyak orang.

"Persoalannya ini penyebarannya terlalu cepat. Ini masa inkubasi pun bisa menularkan. Keberhati-hatian itu yang barangkali kita harus perhatikan. Kurangi kerumunan, jaga diri sendiri saja lebih baik. Kalau ada tamu dari negara lain, ya gak terima, WA ajalah, email aja kan bisa," ucapnya.

baca juga: Membidik Berkah di Tengah Musibah

Dirinya menyatakan, imbauan tersebut harus dilakukan oleh seluruh stakeholder di lintas sektor, mulai dari kementerian terkait, lembaga, hingga akademisi.

"Kesehatan enggak mungkin berdiri sendiri. Harus lintas sektor, lintas kementerian," tandasnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT