12 March 2020, 05:30 WIB

Meski Harga Minyak Rendah, Tren Pendapatan Pertamina EP Positif


MI | Ekonomi

PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (persero) sekaligus kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, mencatatkan kinerja positif sepanjang tiga tahun terakhir.

Selama 2017-2019, PEP membukukan total pendapatan sebesar US$8,96 miliar. Dengan rata-rata kurs rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp13.925 dalam tiga tahun terakhir, total pendapatan perusahaan selama tiga tahun ialah Rp124,82 triliun.

PEP juga memberi kontribusi laba bersih (net income) yang positif ke induk usaha, yaitu sebesar total US$2,92 miliar atau sekitar Rp28,24 triliun sepanjang tiga tahun terakhir. Raihan laba bersih PEP tersebut berasal dari perolehan laba bersih 2017 sebesar US$615 juta, pada 2018 senilai US$756 juta, dan 2019 yang mencapai US$654 juta.

"Di tengah harga yang masih cenderung stabil pada level yang rendah, peningkatan tersebut mencerminkan terdapat peningkatan kinerja operasional (produksi)," ujar Direktur Reforminer Institute Komaidi Notonegoro di Jakarta, kemarin.

Manajemen PEP sebelumnya merilis kinerja operasional. Produksi minyak PEP naik terus. Pada 2017, produksi mencapai 77.154 barel per hari (bopd), naik terus menjadi 82.213 BOPD pada 2019. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT