11 March 2020, 21:33 WIB

Cegah Penyebaran Korona, KAI Pastikan Rutin Bersihkan Kereta


Hilda Julaika | Megapolitan

TRANSPORTASI umum menjadi salah satu tempat yang rawan tertularnya virus korona. Salah satunya saat menggunakan kereta api. 

Data Pemprov DKI menyebutkan risiko kontaminasi terbesar terjadi di relasi KRL-2 dengan rute Bogor-Depok-Jakarta Kota. 

Menanggapi ini, VP Corporate Communication PT KAI Daop 1 Eva Chairunisa memastikan armada kereta yang dioperasikan selalu dilakukan prosedur pembersihan dengan menyemprotkan cairan disinfektan.

"Kami melakukan pencegahan dengan pembersihan kereta-kereta secara rutin menggunakan campuran cairan disinfektan," ujarnya kepada Media Indonesia, Rabu (11/3).

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, pembersihan armada kereta dilakukan pada saat kereta telah tiba di stasiun akhir pascaberoperasi. Selain itu, saat pemeriksaan rutin harian pun kereta kembali dibersihkan.

"Pada saat tiba di stasiun akhir kereta dilakukan pembersihan. Selain itu di perawatan rutin harian juga dilakukan pembersihan. Baik kereta jarak jauh maupun kereta KRL," klaimnya.

Baca juga: Anies Klarifikasi Viral KRL Bogor-Jakarta Tularkan Virus Korona

Selain melakukan pembersihan kereta, upaya pencegahan lainnya dengan melakukam sosialisasi langsung dan tidak langsung ke seluruh pengguna jasa melalui semua platform media informasi baik cetak maupun digital. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa melakukan upaya pencegahan secara personal. 

Di stasiun pun disediakan handsanitizer serta memastikan fasilitas untuk mencuci tangan di stasiun dapat berfungsi dengan baik.

"Terkait virus korona di area PT KAI DAOP 1 sendiri berkordinasi dengan operator KRL yakni PT KCI dan operator KA Bandara yakni PT Railink, sejumlah stasiun sudah melakukan sosialisasi upaya pencegahan. Sehingga karena ini memang transportasi publik maka perlu kerja sama dari para pengguna jasa untuk saling menjaga," ungkapnya. (A-2)

BERITA TERKAIT