11 March 2020, 17:41 WIB

Jepang Bantah Olimpiade Ditunda Dua Tahun


Akmal Fauzi | Olahraga

MENTERI Olimpiade Jepang, Seiko Hashimoto, membantah pernyataan anggota eksekutif Olimpiade Tokyo yang menyebut ada opsi penundaan penyelenggaraan Olimpiade hingga dua tahun karena wabah virus korona.

“Para atlet yang sedang mempersiapkan untuk acara ini yang terjadi empat tahun sekali, pembatalan atau penundaan pertandingan di Tokyo tidak dapat dibayangkan. Penundaan tidak sedang dipertimbangkan,” kata Hashimoto, Rabu (11/3).

Baca juga: Dampak Korona, MotoGP Berpotensi Digelar Dua Kali Seminggu

Hashimoto menanggapi pernyataan Haruyuki Takahashi, anggota dewan eksekutif Olimpiade Tokyo kepada Wall Street Journal yang menyebut Olimpiade bisa ditunda satu atau dua tahun jika tidak dapat dilakukan karena wabah virus korona. Takahashi berkata, kerugian finansial akibat pembatalan atau menggelar Olimpiade tanpa penonton akan terlalu besar.

Namun, Hashimoto mengakui bahwa keputusan akhir ada di tangan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Perdebatan penyelenggaraan pesta olahraga terbesar sejagad itu masih terus bergulir di tengah wabah virus korona yang melanda Negeri Sakura. 

Presiden IOC, Thomas Bach, mengusahakan Olimpiade bisa berjalan tepat waktu atau digelar pada 24 Juli 2020. (Thesydneymorning/OL-6)

BERITA TERKAIT