11 March 2020, 15:27 WIB

Kualitas Siaran Langsung Liga 1 Perlu Dievaluasi


Mohammad Ghozi | Sepak Bola

MADURA United meminta otoritas penyelenggara Liga 1 mengevaluasi kualitas siaran langsung pertandingan kasta tertinggi tanah air tersebut karena dianggap kurang berkualitas.

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi mengatakan buruknya kualitas siaran langsung Liga 1 salah satunya terjadi saat timnya melawan Persiraja Banda Aceh pada Senin (9/3) lalu. Penayangan secara live laga di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan tersebut hanya menggunakan dua kamera, yakni di sisi kanan dan kiri tribun.

"Bagaimana akan menayangkan siaran langsung secara baik kalau hanya menggunakan dua kamera, dan asal-asalan. Andai klub bisa menolak," sergah Achsanul, Rabu (11/3).

Pria yang biasa dipanggil AQ itu mengatakan Liga 1 merupakan kompetisi bola kasta tertinggi, bergengsi dengan biaya yang mahal dan bukan gratisan. Seharusnya penyiaran juga dilakukan dengan tayangan yang serius berkualitas.

Idelanya, siaran langsung oertandingan Liga 1 dilakukan dengan serius dengan jumlah kamera yang memadai, diantaranya di posisi belakang gawang kedua tim yang bertanding.

Ia meminta semua pihak, termasuk PSSI menyikapi masalah tersebut dan segera melakukan evaluasi, termasuk stasiun televisi yang menjadi partner Liga 1. Sebab menekan biaya produksi, tidak harus dengan cara menurunkan kwalitas siaran langsung.

"Hargailah liga ini. Ini liga mahal dan serius. Mukan liga gratis ongkir. Menekan biaya bukan dengan mendown grade siaran. Masa lebih bagus siaran live lewat HP?" katanya. (OL-2)

BERITA TERKAIT