11 March 2020, 14:17 WIB

Wapres: Soal Omnibus Law, Pemerintah Buka Ruang Dialog


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin mengajak setiap pihak yang menentang omnibus law RUU Cipta Kerja untuk berdialog. 

“Kita akan buka dialog. Sebab Omnibus Law memang tuntutan publik untuk membenahi persoalan hukum yang tumpang tindih,” kata Wapres saat memberikan keterangan pers dalam kunjungannya ke Lombok dan Solo, Rabu (11/3).

Baca juga: Kasus Suap Wawan, KPK Periksa Kepala Rutan Boyolali

Menurutnya, selama ini banyak kalangan masyarakat menuntut agar pemerintah menyederhanakan perizinan. Pasalnya, selama ini aturan perizinan begitu tumpang tindih dan berbelit-belit. 

“Itu tuntutan masyarakat untuk membenahi obesitas (aturan),” jelasnya.

Wapres mengajak masyarakat yang menolak untuk membicarakan aspek mana saja yang masih belum menemui kesepakatan. 

“Jadi bukan Omnibus Law nya, saya kira. Tapi mungkin ada beberapa isinya yang perlu disinkronkan untuk dibangun kesepakatan,” ujarnya.

Wapres juga mengapresiasi, para DPRD kotamadya yang menyambut positif Omnibus Law ini. 

“Omnibus Law ini kan respons pemerintah terhadap tuntutan publik yang selama ini menganggap terlalu banyak yng tumpang tindih sehingga investor kurang tertarik,” pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT