11 March 2020, 09:38 WIB

Pelindo Sei Pakning Layani Ekspor 1,2 Juta Ton Pulp


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada setahun terakhir melayani ekspor sedikitnya 1,2 juta ton pulp atau bubur kertas ke Tiongkok dan Korea. Selain itu, pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri Tanjung Buton itu juga mengekspor sebanyak 400.200 ton curah kering atau cangkang sawit, sebagai bahan bakar pengganti batu bara ke Jepang.

"Kami melakukan marine services untuk ekspor 1,2 juta ton pulp dari PT RAPP ke Tiongkok dan Korea. Kemudian juga pengiriman peti kemas berisikan rayon dan sintetis," jelas General Manager Pelindo 1 Cabang Sei Pakning Capt. Al Abrar usai acara diskusi Port Community di Pekanbaru, Selasa (10/3).

Dijelaskannya, sejauh ini dermaga Pelindo 1 Cabang Sei Pakning lebih banyak melayani jasa pengangkutan ekspor ketimbang impor. Adapun impor yang masuk hanya berupa bahan cautis soda untuk campuran pulp bagi industri kehutanan di Riau.

"Pelindo 1 Cabang Sei Pakning berkomitmen untuk mengoptimalkan layanan marine service berupa pelayanan pemanduan dan penundaan dengan zero waiting time dan SDM Pandu yang profesional. Selain itu di Pelabuhan Sei Pakning juga telah diterapkan sistem Indonesia Gateway Master Terminal (IGMT) yaitu sistem operasi terminal multipurpose yang tersistemasi. Terintegrasi dan realtime secara online dalam menghadapi perkembangan industri, sehingga dapat menunjang pertumbuhan usaha dan industri sekitar," terang Capt. Al Abrar.

Pelabuhan Sei Pakning berada di Selat Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau dan didukung dengan fasilitas dermaga pandu sepanjang  60 meter dengan kedalaman -6m Lws, 2 unit kapal pandu, 12 orang SDM Pandu, penerapan ISPS Code serta memiliki kantor kawasan di Pelabuhan Bengkalis.

baca juga: Antisipasi Covid-19, LRT Sumsel Dibersihkan Disinfektan

Sementara KSPO kelas II Tanjung Buton, Wigyo mengatakan arus ekspor komoditi pulp atau bubur kertas dari PT RAPP mengalami lonjakan sangat signifikan.

"Eskalasi ekspor pulp sangat luar biasa mencapai 325% dengan jumlah 10 hingga 11 kapal besar setiap harinya. Ini pertumbuhan industri yang luar biasa," jelas Wigyo.

Pada kesempatan itu Pelindo 1 juga menyerahkan bantuan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk masyarakat Sei Pakning berupa bantuan pelestarian mangrove dan wisata. Serta bantuan pembangunan Asrama Panti Asuhan Al-Fajar. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT