11 March 2020, 08:35 WIB

Ragam Cara Tangkal Korona


DW/LD/TS/OL/HI/YK/RZ/AU/AT/TB/DG/JI/YH/MT/SL/N-2 | Nusantara

KORONA tidak harus disikapi dengan ke-takutan yang sangat, meski kewaspadaan tidak boleh diabaikan. Prinsip itulah yang kini dipegang sejumlah daerah, yang melun-curkan berbagai upaya penanggulangan.

Di Sumatra Selatan, misalnya, pemerintah provinsi membentuk Satuan Tugas Sumsel Bersatu Melawan covid-19. "Pembentukan satgas merupakan upaya kami untuk melangkah dan bereaksi cepat mencega masuknya korona," ujar Gubernur Herman Deru, di Palembang, kemarin.

Satgas mendapat mandat untuk memperketat pengawasan dan pemeriksaan di pintu masuk ke daerah itu, baik lewat udara, darat, dan perairan. "Satgas juga menyosialisasikan antisipasi pencegahan virus korona hingga tingkat desa. Sejumlah fasilitas kesehatan dan rumah sakit disiagakan guna menangani pasien korona," ujar Herman.

Satgas Sumsel Bersatu merupakan gabungan petugas dari berbagai instansi. Di antaranya pemprov, dinas kesehatan, TNI, Polri, BIN, rumah sakit hingga kejaksaan tinggi.

Sosialisasi kepada warga juga menjadi langkah paling strategis yang dipilih Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Achmad Husein, untuk menanggulangi korona. "Kami memperbanyak papan imbauan agar warga menjaga pola hidup sehat dan bersih."

Sebelumnya, dia juga sudah menerbitkan surat edaran untuk mengaktifkan tim public service center Dinas Kesehatan yang bertugas memantau rumah sakit, puskesmas, poli-klinik, dan balai pengobatan. Banyumas juga sudah memiliki dua rumah sakit rujukan, yakni RSUD Margono Soekarjo Purwokerto dan RSUD Banyumas.

Kabupaten Temanggung juga menyiapkan tujuh ruang isolasi di tiga rumah sakit, yakni RSUD Temanggung, RSK Ngesti Waluyo Parakan, dan RS PKU Muhammadiyah. "Ruang isolasi penyakit menular dialihfungsikan untuk penanganan korona," ujar Kabid Pengendalian Penyakit Khabib Mualim.

Pencegahan masuknya korona juga dilakukan pada sejumlah pintu masuk ke Tanah Air. Pengelola Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, sejak kemarin, mengharuskan penumpang asal Korea Selatan atau yang pernah masuk ke negara itu, melalui jalur pemeriksaan khusus. "Kami juga menyiapkan parkir khusus untuk pesawat asal Korea Se-latan," ujar GM PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Herry AY Sikado.

Dari Maluku Utara dilaporkan, 14 warga Vietnam yang akan bekerja di perusahaan tambang di Pulau Obi, Halmahera Selatan, diharuskan masuk karantina. "Mereka masuk ke Indonesia melalui Jakarta-Manado-Ternate-Halmahera Selatan. Karantina merupakan upaya kami mencegah masuknya korona," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Ternate, Aulianto.

Gubernur Abdul Gani Kasuba pun meminta aparat di wilayahnya memperketat pengawasan terhadap warga dari sejumlah negara yang masuk ke Maluku Utara. (DW/LD/TS/OL/HI/YK/RZ/AU/AT/TB/DG/JI/YH/MT/SL/N-2)

BERITA TERKAIT