10 March 2020, 22:39 WIB

Sudah Bayar Rp372 Miliar, DKI Belum Berencana Batalkan Formula E


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KEPALA Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, Achmad Firdaus menuturkan belum ada rencana pembatalan ajang balapan Formula E di Monumen Nasional menyusul terus meningkatkan kasus pasien positif virus korona di Indonesia.

Pemprov DKI bahkan sudah membayar biaya penyelenggaraan atau commitment fee sebesar 20 juta poundsterling atau sekitar Rp372 miliar.

"Sudah (diserahkan commitmen fee) pas Desember lalu. Totalnya 20 juta poundsterling. Tinggal dikalikan kursnya saja," kata Firdaus di Gedung Balai Kota Jakarta, Selasa (10/3).

Pembayaran tersebut, kata Firdaus, dilakukan dua termin. Yakni 10 juta poundsterling pada Agustus 2019, disusul sisanya pada Desember 2019. Apabila Formula E dibatalkan, uang tersebut tidak bisa dikembalikan ke DKI lagi

"Enggak mungkin lah (uangnya dikembalikan). Itu nanti dalam pembahasan lah. Tunggu saja dulu. Kita masih koordinasi terus," ucap Firdaus.

Baca juga : Formula-e Dibatalkan jika Penularan Covid-19 Tidak Terkendali

Dinas Olahraga, imbuhnya, juga sedang mempersiapkan pra-event Formula E. Kegiatan itu bakal intens dilakukan hingga menjelang hari H pada 6 Juni mendatang.

Kegiatan pra-event seperti lari bersama atau bersepeda, diharapkan meriah demi menyambut ajang balapan mobil bertenaga listrik itu.

"Harusnya bulan maret ini mulai (praevent Formula E). Sifat kegiatannya olahraga gitu lah, yang outdoor. Kita berusaha pra event ini bakal meriah tapi dengan kondisi sekarang kita akan sesuaikan lah," tukas Firdaus.

Untuk persiapan pelaksanaan Formula E, Firdaus menyerahkan kepada panitia Penyelenggara atau Organizing Committee/OC Formula E Jakarta.

Sebelumnya, Director of Communication and Sustainability, OC Formula E Jakarta, Felicia Idama mengatakan pihaknya mempertimbangkan langkah untuk membatalkan ajang balapan tersebut akibat virus korona (COVID-19). Rencananya, 6 Juni mendatang, Formula E bakal digelar di Monas.

“Kami sangat memerhatikan kondisi ini sehingga menjadi pertimbangan penting terhadap Jakarta E-Prix,” kata Felicia dalam keterangan resmi (7/3) lalu. (OL-7)

BERITA TERKAIT