10 March 2020, 19:00 WIB

Konsep Rumah Pracetak Mulai Diminati Pengembang


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

PEMBANGUNAN hunian dengan konsep rumah pracetak yang membuat struktur bangunan lebih kokoh mulai dilirik pengembang. Salah satunya ialah PT. Emerald Land Development yang menerapkannya dalam pembangunan Emerald Neopolis di Karawang, Jawa Barat.

Direktur Utama Emerald Land Dodi Pramono mengatakan sebenarnya total biaya pengerjaan struktur hunian dengan konsep rumah pracetak terbilang mahal namun secara kualitas serta masa usang bangunan jauh lebih bagus dan tahan lama dibanding konvensional. Perbedaan biaya pembangunan per meter persegi juga jauh lebih tinggi.

“Tapi pengerjaanya lebih cepat, untuk menyelesaikan satu unit rumah hanya membutuhkan waktu dua bulan,” kata Dodi dalam keterangan tertulisnya.

Technical Support Manager Trust Rahmat Jatmiko menambahkan, konsep rumah pracetak memiliki banyak keunggulan antara lain, pondasi setempat beton bertulang dihubungkan dengan sloof dan kolom beton pracetak sehingga merupakan kesatuan bangunan yang tahan terhadap guncangan.

“Design RAPI (Rumah Pracetak Indocement) telah mendapatkan rekomendasi teknis dari pusat rekayasa industri dari Institute Teknologi Bandung (ITB) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) sebagai rumah tahan gempa,” kata Rahmat.

Baca juga : Peluang Investasi Gedung Perkantoran Menguntungkan

Kemudian, struktur bangunan dan dinding elemen pracetak Autoclaved Aerated Concrete (AAC) Panel menggunakan Semen Tigaroda diproduksi dengan mutu & ketepatan tinggi, ringan, tahan api, serta kedap suara. Konsep pracetak juga dapat mengurangi limbah material sehingga bangunan rumah menjadi lebih ramah lingkungan.

Emerald Neopolis yang proses peletakan batu pertamanya dilakukan pada Minggu (8/3), merupakan proyek kawasan terpadu di lahan seluas 50 hektare. Selain rumah tapak, disana akan dibangun juga apartemen, sentra perbelanjaan, perkantoran, sarana pendidikan, dan rumah sakit.

Di tahap pertama pembangunannya, akam dibangun rumah tapak di lahan seluas 13 hektare. Rumah tapak yang akan dibangun terdiri dari empat pilihan hunian, yaitu Tipe Amethyst dengan luasan 30/60 meter persegi (m2), mencakup dua kamar tidur dan satu kamar mandi, yang dibandrol seharga Rp400 jutaan.

Kemudian ada Tipe Ruby (48/60 m2) Rp500 jutaan, Tipe Safir (60/72 m2) Rp600 jutaan, dan Tipe Diamond (88/91 m2) Rp800 jutaan.

Untuk mempermudah konsumen, Emerald Land telah menjalin kerja sama dengan sejumlah bank guna memudahkan pembelian. Ada juga cash bertahap hingga 60 kali cicilan.

"Respon masyarakat terhadap hunian Emerald Park tergolong cukup tinggi. Buktinya, kami bisa menjual lebih dari 100 unit rumah dalam waktu kurang dari 3 bulan,” ujar M. Gali Ade Nofrans, Direktur Epic Property, konsultan penjualan Emerald Neopolis (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT