10 March 2020, 20:38 WIB

Proyek Gedung Creative Center di Kota Tasikmalaya Terbengkalai


Adi Kristiadi | Nusantara

PEMERINTAH Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, tak kuat membiayai Gedung Creative Center sebesar Rp18 miliar. Padahal, Pemprov Jawa Barat telah membantu pendanaan sebesar Rp4,7 miliar. Dikawatirkan bangunan yang sudah dibangun akan hancur dimakan usia, karena tidak jelas kapan dilanjutkan pembangunannya.

"Pembangunan Gedung Creative Center menelan anggran Rp18 miliar dari Pemprov Jabar. Kami baru diberikan pada tahap pertama sebesar Rp4,7 miliar dari anggaran APBD Provinsi, sisanya sudah kami minta tapi belum cair hingga proyek dihentikan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya Adang Mulyana, Selasa (10/3).

Proyek pembangunan gedung tersebut, jelas Adang, dimulai pada awal 2019. Selang berjalan satu tahun, amggaran tahap pertama hanis dan  dihentikan awal tahun ini (2020).

Lantaran anggaran belum cair-cair, ungkap Adang, target penyelesaian gedung tersebut pasti molor. Semula ditargetkan selesai pada 2019, kini direvisi pada 2021. "Mungkin bisa meleset lagi kalau anggaran dari Pemprov Jabar tidak segera dicaikan," ujar Adang.

Menurutnya, Gedung Creative Center digadang-gadang bakal menjadi  kebanggaan masyarakat Kota Tasikmalaya. Namun, dengan minimnya anggaran dan bantuan dari Pemprov Jabar tak kunjung direalisasikan, proyek akan terbengkalai dan bisa rusak.

"Kami tetap berharap agar Pemprob Jabar segera menurunkan sisa anggaran kembali. Agar bangunan kebanggaan warga Tasikmalaya segera terwujud," tandasnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT