10 March 2020, 20:35 WIB

450 Ribu Perempuan Indonesia Dilatih Kewirausahaan dan Keuangan


Achmad Maulana | Ekonomi

DALAM rangka meningkatkan literasi kewirausahaan dan keuangan untuk perempuan Indonesia, PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha menggandeng Sunlight akan melakukan pelatihan. Sebanyak 450 ribu perempuan akan mendapat program pelatihan bertemakan 'Rahasia Usaha Agar Cepat Untung'.

Aria Widyanto selaku Chief Risk and Sustainability Amartha mengatakan, mitra mereka merupakan perempuan pengusaha mikro di pedesaan dengan latar belakang pendidikan tergolong rendah. Itu sebabnya mereka selalu mengutamakan perempuan.

Baca juga:

"Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri mitra Amartha dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya," ujar Aria di Jakarta, Selasa (10/3).

Berdasarkan riset Center for Digital Society Universitas Gadjah Mada (2019), kata Aria, tingkat pendidikan mitra Amartha didominasi lulusan SD (52%) dan SMP (26%), SMA (18%), tidak sekolah (2,5%) dan sarjana (1,5%). Itu sebabnya mereka sangat membutuhkan pelatihan.

“Kami bekerjasama dan melibatkan berbagai pihak dalam memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat. Kerjasama antara Amartha dengan Sunlight telah terjalin sejak 2019 dan telah memberikan pelatihan kepada 80 ribu mitra yang berada di wilayah Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Barat. Tahun ini kami berkomitmen  untuk secara berkala akan memberikan pelatihan kepada seluruh mitra Amartha di Jawa Timur, Sumatera dan Sulawesi”, tambah Aria.

Veronica Utami selaku Direktur Home Care Unilever Indonesia & Dirt is Good SEA-ANZ menyampaikan, rangkaian produk ditujukan untuk memudahkan pekerjaan perempuan. Dengan begitu mereka dapat meluangkan waktu lebih banyak untuk menggali potensi.

"Melalui langkah-langkah kecil namun konsisten, kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan belajar dan mendorong potensi perempuan Indonesia di bidang wirausaha. Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari komitmen kamit untuk membantu 5 juta perempuan Indonesia di tahun 2022 untuk bisa menemukan dan mencapai impian mereka,” cetus Veronica.  

Hingga kuartal satu (Q1) 2020, lanjut Veronica, pihaknya telah melakukan Training of Trainers (ToT) kepada ratusan petugas lapangan atau business partner (BP) di wilayah DIY, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Barat. (RO/A-2)

BERITA TERKAIT