10 March 2020, 20:25 WIB

Rajin Olahraga tapi Gampang Sakit? Ini Mungkin Alasannya


Fetry Wuryasti | Weekend

JIKA anda merasa tetap rentan atau gampang sakit meski sudah rajin berolahraga maka saatnya mempertimbangkan lagi porsi olahraga anda. Sangat mungkin porsi olahraga anda terlalu berat hingga membuat tubuh stress dan akibatnya sel imun justru tiba-tiba mati.

 

Kondisi olahraga yang berdampak buruk itu dijelaskan para ahli dengan "open window theory". Olahraga sejatinya menguntungkan karena setelahnya sel imun akan mengalir ke dalam darah. 

 

Namun ketika tubuh merasa olahraga itu terlalu keras maka sel imun yang membanjir ke aliran darah bisa tiba-tiba mati. Saat inilah yang disebut sebagai "open window" karena tubuh anda justru rentan penyakit akibat imun yang tiba-tiba drop. Maka saat anda justru merasa sering sakit meski rajin berolahraga bisa jadi porsi olahraga itu sebetulnya terlalu berat bagi tubuh anda.

 

Memang, seorang atlet marathon pun bukan berarti tidak pernah sakit. Namun orang yang berolahraga dengan porsi yang tepat, seharusnya hanya mengalami sakit beberapa hari dalam setahun, atau jauh lebih jarang sakit ketimbang orang yang tidak aktif. 

 

Lalu bagaimana dengan berolahraga di musim wabah virus ganas seperti sekarang ini? 

 

"Aman untuk berolahraga, meski ada kekhawatiran tentang coronavirus. Olahraga, pada kenyataannya, mungkin akan mengurangi risiko infeksi," kata Profesor James Turner, penulis bersama 2018 Ulasan tentang olahraga dan kekebalan tubuh dan juga seorang profesor ilmu kesehatan di Universitas Bath, Inggris, dilansir channelnewsasia.com.

 

Tentu saja kembali pada teori di atas, aturlah porsi olahraga anda agar tidak terlalu berat. Lalu rutinlah berolahraga sehingga peningkatan sel imun juga bisa terus dijaga. (M-1)

BERITA TERKAIT