10 March 2020, 20:50 WIB

Omnibus Law Tingkatkan Minat Investasi Sektor Pelabuhan


Hilda Julaika | Ekonomi


Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Subagiyo mengatakan RUU Omnibus Law diharapkan mampu meningkatkan investasi di bidang pelabuhan.

Menurutnya, para pelaku usaha di bidang ini menginginkan adanya kemudahan perizinan yang akan berdampak pada peningkatan investasi.

“Menjadi harapan semua pelaku bisnis. Pelaku usaha di bidang pelabuhan minta perizinan dipersingkat, dikurangi sedikit demi sedikit dan investasi dapat semakin besar di negara ini,”ujarnya di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (10/3).

Lebih lanjut  ia  mengatakan, perizinan di pelabuhan yang disederhanakan membuat penugasan lebih jelas. Pihaknya tidak perlu mengurusi hal-hal yang sebetulnya menjadi tugas kementerian lain. Subagiyo pun berharap agar perizinan di pelabuhan memiliki klaster-klaster yang jelas dan mempermudah di tataran teknis.

“Kita enggak akan mengurusi yang menjadi tugas dari kementerian lain seperti lingkungan. Jadi ya kita berharap di perizinan itu ada klaster ya. Kalau dia perizinan dasar kami enggak perlu mikir lah ini AMDAL-nya ada apa enggak. Yang kami urusin yang teknis saja. Dan itu tentunya dukungan dari teknologi informasi memang cukup besar,” ujarnya.


Pihaknya akan melakukan pemetaan masukan-masukan terhadap regulasi yang selama ini sudah berlaku. Menurutnya, sebetulnya regulasi untuk usaha di sektor pelabuhan sudah baik. Namun memang di level pelaksanaan masih harus perlu konsisten. Karena investor membutuhkan konsistensi dan kepastian. (E-1)

BERITA TERKAIT