10 March 2020, 20:10 WIB

Inggris Kucurkan Pendanaan Baru Melawan Covid-19


Antara | Internasional

PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson pada Selasa mengumumkan pendanaan baru bagi upaya melawan wabah Covid-19, termasuk untuk menciptakan vaksin virus korona serta mengembangkan tes deteksi cepat terhadap orang yang diduga terjangkit.

Paket pendanaan baru itu dianggarkan sebesar 46 juta poundsterling (sekitar Rp856 miliar), demikian dinyatakan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta dalam pernyataan tertulis.

Dengan tambahan dana tersebut, total keseluruhan dana yang dikucurkan Inggris khusus untuk penanganan wabah korona, baik untuk di dalam negeri maupun untuk tingkat global, mencapai 91 juta poundsterling (setara Rp1,7 triliun).

"Kami menjamin bahwa negara ini siap menghadapi wabah yang tengah terjadi dengan pendekatan sains di setiap tahap penanganan. Namun kami juga perlu berinvestasi sekarang untuk penelitian mengenai vaksin yang akan membantu mencegah wabah di masa depan," kata Johnson, seperti dikutip pada pernyataan itu.

Lebih lanjut dijelaskan, upaya pemerintah Inggris menangani wabah korona dilakukan dengan pendekatan empat tahap, yakni menahan, menunda, menanggulangi, dan meneliti.

Johnson telah mengunjungi sebuah laboratorium di Bedfordshire,  tempat para peneliti Inggris menggunakan keahlian dan pengalaman dari wabah yang pernah terjadi sebelumnya untuk menemukan cara yang lebih cepat dan murah dalam mendiagnosis pasien corona.

"Tes deteksi cepat akan menjadi kunci dalam menangani wabah ini, namun vaksin yang sangat ampuh akan memberikan perlindungan jangka panjang yang kita perlukan... Inggris mempunyai para peneliti yang mumpuni, dan dana ini akan membantu perjuangan kita," ujar Kepala Pejabat Urusan Keilmiahan Inggris, Patrick Vallance.

Dana penanganan Covid-19 juga dialirkan untuk mendukung program Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta membantu negara-negara rentan dalam mempersiapkan diri menghadapi wabah. (OL-12)

BERITA TERKAIT