10 March 2020, 18:55 WIB

Sukabumi Diguncang Gempa Sejumlah Rumah Rusak


Benny Bastiandy | Nusantara

WARGA di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikejutkan dengan guncangan gempa, Selasa (10/3) sekitar pukul 17.18 WIB. Informasinya, gempa bermagnitudo 5,0 itu dirasakan juga di sejumlah wilayah.

"Terasa gede banget gempanya. Hanya berlangsung beberapa detik, tapi gede," kata Mayang Indriyani, 29, warga Kampung Sukamantri RT 16/01, Desa Kalapanunggal, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (10/3) malam.

Saat kejadian, kata Mayang, ia sedang berkumpul bersama keluarganya. Tiba-tiba lantai di rumah bergetar cukup besar dibarengi lampu yang bergoyang. "Saya langsung lari ke luar rumah karena takut," jelasnya.

Informasi yang beredar, kata dia, di beberapa kampung di wilayahnya ada bangunan rumah warga yang terdampak gempa. Namun ia tak mengetahui persis lokasinya.

Berdasarkan informasi dari BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.81 LS dan 106.66 BT. Lokasinya di darat pada jarak 23 kilometer arah Timur Laut Kota Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Gempa Bermagnitudo 5.0 Guncang Sukabumi

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengaku, masih terus memantau kondisi di lapangan. Termasuk mengecek kebenaran adanya informasi kerusakan bangunan rumah sebagai dampak guncangan gempa.

"Masih dicek kebenarannya (ada kerusakan). Sekarang lagi memantau hasil assessment rekan-rekan P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan) di masing-masing wilayah," terang Daeng.

Ketua LPM Desa Gunungendut Kecamatan Kalapanunggal, Sirojudi mengatakan, di Desa Gunungendut dari laporan sementara dari wilayah RT, ada beberapa bangunan rumah yang dilaporkan rusak akibat gempa. Di antaranya di Kampung Cipasung dan Cilingkeuy.

"Kami baru menerima laporan dari beberapa RT. Kalau di Palasarigirang, kabarnya ada banyak rumah yang rusak terdampak gempa. Bahkan ada bangunan rumah bertingkat yang roboh," kata Sirojudin yang juga Ketua Kwaran Pramuka Kecamatan Kalapanunggal saat dihubungi Media Indonesia. (OL-13)

BERITA TERKAIT