10 March 2020, 18:24 WIB

Teknologi Diharapkan Tunjang Sektor Pertanian


Widjajadi | Nusantara

PEMERINTAH berharap kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh petani, sehingga memunculkan efisiensi dan efektivitas di dalam mengelola tanaman pangan,mulai dari proses tanam, perawatan, panen dan pendistribusian dan penjualan pasca panen.

''Dengan era teknologi seperti sekarang ini tak ada alasan untuk tidak maju. Segala sesuatunya bisa dikerjakan lebih mudah, cepat dan efisien. Begitu halnya untuk sektor pertanian," tegas Direktur IKPM Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Setriyani Tangkar, di Boyolali, Selasa (10/3).

Menurut Setryani dalam acara forum Pojok Literasi bertema Pemanfaatan teknologi informasi untuk peningkatan kesejahteraan petani, di Boyolali, pelaku usaha pertanian kini semakin dipermudah oleh teknologi untuk melakukan proses produksi hingga pendistribusiannya.

"Tidak perlu banyak tenaga, tapi efisien dan efektif. Satu hamparan sawah, bisa dipanen dalam sehari. Pengeringan gabah juga mudah, apalagi infrastruktur pertanian, memudahkan pengepakan dan pendistribusian," katanya.

Pada bagian lain pejabat Kementerian PUPR, Sudirman juga menegaskan, infrastruktur untuk mendukung sektor pertanian memang sangat penting untuk menunjang keberhasilan petani dalam proses produksi.Terutama perbanyak waduk untuk menjaga keersediaan air untuk irigasi pertanian .

Pemerintah tahun ini menyediakan anggaran besar untuk mencapai target prioritas dalam bidang sumber daya air. Sedikitnya anggaran  Rp18,52 triliun digelontorkan untuk pembangunan bendungan dan embung. Termasuk saluran irigasi dan rawa pun mendapat porsi anggaran yang cukup fantastis.

''Anggaran sebesar 8 triliun disiapkan untuk pembangunan irigasi agar bisa mengairi 20 ribu hektare lahan. Serta untuk rehabilitasi irigasi 89 ribu hektare lahan,'' tegas Sudirman.

Kebijakan infrastruktur untuk pertanian diharapkan srmakin mensrjshterakan petani. Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pembangunan infrastruktur jalan guna meningkatkan mobilitas masyarakat, barang dan jasa.(OL-2)

BERITA TERKAIT