10 March 2020, 17:42 WIB

Waspada Korona, Politikus Republik Lakukan Karantina Mandiri


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

LIMA anggota senior Partai Republik mengarantina diri sendiri, setelah melakukan kontak dengan seseorang yang dinyatakan positif virus korona (COVID-19).

Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) yang termasuk Senator Texas, Ted Cruz, mengasingkan diri setelah berjabat tangan dengan orang yang terinfeksi di sebuah konferensi.

Presiden AS, Donald Trump, yang juga hadir di acara serupa pada bulan lalu, menegaskan dirinya dalam keadaan sehat dan belum mengikuti tes.

Baca juga: AS Konfirmasi Kematian Pertama Pasien Virus Korona

Satu politikus Demokrat juga mengisolasi diri, setelah bertemu seseorang yang mengidap virus korona. Lebih dari 700 kasus yang dikonfirmasi positif korona di Negeri Paman Sam, dengan angka kematian mencapai 26 orang.

Selain Cruz, politikus yang melakukan isolasi diri ialah anggota Kongres Arizona, Paul Gosar, anggota Kongres Georgia, Doug Collins, dan anggota Kongres Florida, Matt Gaetz. Sejumlah politikus mengarantina diri selama 14 hari sesuai rekomendasi pemerintah, setelah bertemu dengan orang terinfeksi di CPAC, sebuah konferensi politik konservatif, pada akhir Februari.

Perwakilan Republik, yang juga staf baru Presiden Trump, Mark Meadows, diketahui bertemu orang positif korona, dan langsung menjalani karantina. Meskipun, dirinya tidak menunjukkan gejala apapun dan hasil tes kesehatan negatif korona.

Baca juga: Lawan Korona, Trump Minta Tambahan Anggaran US$ 2,5 Miliar

Trump dan Wakil Presiden AS, Mike Pence, dilaporkan menghadiri acara yang sama di Maryland. Namun, mereka tidak berinteraksi dengan individu tersebut. Akan tetapi, Trump memang berjabat tangan dengan ketua konferensi, yang melakukan kontak dengan pasien.

Pada Senin (9/3) waktu setempat, Gedung Putih mengumumkan Trump belum menjalani tes virus korona. "Dia tidak melakukan kontak dekat yang lama dengan pasien COVID-19 yang dikonfirmasi, juga tidak memiliki gejala," jelas seorang juru bicara.

"Presiden Trump tetap dalam kesehatan yang sangat baik, dan tim dokter akan terus memonitornya," tambahnya.

Pengumuman Gedung Putih muncul saat otoritas memperingatkan jumlah kasus positif korona di AS berpotensi meningkat. Kasus virus korona terpantau di 34 negara bagian, berikut Washington DC. Terdapat 738 kasus yang dikonfirmasi dan 26 kasus kematian(BBC/OL-11)

BERITA TERKAIT