10 March 2020, 18:35 WIB

Terimbas Wabah Korona, Sejumlah Museum Dunia Ditutup Sementara


Melalusa Susthira K | Weekend

MEREBAKNYA virus corona atau Covid-19 yang dapat menyebar antarmanusia berdampak pada ditutupnya sejumlah akses masuk ke lokasi yang berpotensi dihadiri dan menjadi pertemuan banyak orang. Salah satu yang turut berdampak ialah sejumlah museum di berbagai belahan dunia, yang terpaksa menutup sementara atau membatasi pengunjung yang masuk.

Awalnya, hanya beberapa museum di Milan, Venesia, dan daerah lain di utara Italia yang ditutup sementara. Namun dalam beberapa hari terakhir situasi wabah virus tersebut di Italia telah meningkat, yang berakibat seluruh museum, monumen, dan situs arkeologi budaya di negara itu terpaksa ditutup sementara, termasuk Koloseum, Pompeii dan Museum Arkeologi Nasional Napoli (MANN).

Sejumlah pameran dan pertunjukkan teater juga terpaksa harus dibatalkan karena wabah tersebut. Di antaranya Gedung Opera Teatro alla Scala dan pameran lukisan karya maestro renaisans Italia,  Raffaello Sanzio da Urbino atau Raphael.

Sejak pertama kali merebaknya virus korona (Covid-19) di Wuhan, museum-museum di Tiongkok juga terpaksa ditutup sementara, termasuk Museum Istana Beijing di Kota Terlarang, Beijing, sejak 25 Januari lalu. Namun, Administrasi Warisan Budaya Nasional Tiongkok (NCHA) meminta museum-museum untuk tetap aktif di media sosial dan memberikan sejumlah layanan secara digital.

Negara tetangga Tiongkok, Jepang, juga terpaksa harus menutup sementara waktu beberapa museumnya. Dilansir ARTnews sejumlah museum yang ditutup sementara ialah museum Seni Mori, Museum Nasional Seni Modern, dan Museum Nasional Kyoto. Adapun di Korea Selatan, Museum Nasional Korea dan Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer (MMCA) di Seoul adalah beberapa institusi nasional yang ditutup sementara hingga pengumuman lebih lanjut.

Di Amerika Serikat (AS), museum seni modern Anderson Collection dan Cantor Arts Center di lingkungan Universitas Stanford mengumumkan untuk menutup sementara dari 7 Maret hingga 15 April mendatang.

Mengutip surat kabar San Fransisco Examiner, ruang terbuka termasuk Rodin Sculpture Garden yang juga berada di lingkungan Universitas Stanford akan tetap dibuka. Adapun pada 6 hingga 8 Maret lalu, Museum Keluarga Walt Disney di Presidio mengumumkan untuk menutup sementara waktu kunjungan masuk guna melakukan pembersihan dan sanitasi yang menyeluruh.

Sementara itu museum yang paling terkenal dan paling banyak dikunjungi mengunjungi oleh wisatawan mancanegara di dunia, yakni Museum Louvre di Prancis membatasi jumlah pengunjung, pada Senin, (9/3). Sebelumnya museum yang menyimpan karya Leonardo DaVinci “Mona Lisa” tersebut sempat ditutup sementara selama beberapa hari pada 1 Maret lalu, namun mendapat protes dari warga dan pecinta seni. (AFP/M-4)

BERITA TERKAIT