10 March 2020, 16:13 WIB

Polri Siap Amankan Pilkada Serentak dan PON XX Papua


Heri Susetyo | Nusantara

KEPOLISIAN Republik Indonesia (Polri) siap mengamankan dua agenda besar tahun 2020 yaitu pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak dan PON XX di Papua.

Terkait persiapan pengamanan dua agenda tersebut, Polri telah melakukan rapat kerja teknis (Rakernis) di Pusdik Sabhara Porong Kabupaten Sidoarjo, Selasa hingga Jumat (10-13 Maret).

Rakernis Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri tahun 2020 ini dibuka oleh Wakil Kepala Polri Komjen Gatot Eddy Pramono. Sebelum membuka Rakernis Baharkam Polri, Wakapolri menyempatkan meninjau pasukan sabhara di Pusdik Sabhara Porong Kabupaten Sidoarjo tersebut.

Baca Juga: Resmi, Masa Kampanye Pilkada 2020 Diperpendek Jadi 71 Hari

Menurut Wakapolri, Rakernis Baharkam Polri tersebut membahas persiapan pengamanan dalam negeri terutama dua agenda besar tahun 2020 yaitu pilkada serentak dan PON ke-20 di Papua. Rakernis diikuti 390 peserta dari 34 Polda di Indonesia dan berbagai unsur terkait. Rakernis tersebut untuk menyamakan persepsi dalam memberikan kontribusi dan terpeliharanya keamanan dalam negeri.

''Kami persiapkan sejak dini. Segala upaya pengamanannya agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif guna mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia maju,'' kata Wakapolri.

Baca Juga: PON 2020 Dipastikan Sesuai Jadwal

Sementara itu dalam sambutannya, Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, bahwa rakernis ini dalam rangka menyelaraskan pemahaman para direktur jajaran baharkam kewilayahan dalam mendukung implementasi kebijakan dan strategi Polri tahun 2020.

''Baharkam Polri merupakan satuan kerja yang bertugas membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri,'' kata Komjen Agus.

Baca Juga: Ini Daftar 270 Daerah Gelar Pilkada 2020

Pilkada serantak 2020 akan digelar di 270 daerah pada September mendatang di 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Sementara PON XX di Papua perlu pengamanan matang karena di wilayah tersebut masih sering terjadi konflik yang dipicu kelompok kriminal bersenjata. (HS/OL-10)

 

BERITA TERKAIT