10 March 2020, 09:36 WIB

Tabrakan Speedboat, Komandan Kodim Jadi Korban


(SS/WJ/LD/PO/N-2) | Nusantara

HUJAN dan angin kencang diduga menjadi penyebab tabrakan dua speedboat di Sungai Sebangau, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kemarin. Akibat kejadian itu, enam orang tewas, satu lainnya masih dalam pencarian.

"Tabrakan terjadi antara speedboat milik Taman Nasional Sebangau yang membawa 8 penumpang dan speedboat milik TNI yang membawa 7 anggota Paspampres, 7 anggota TNI, 2 warga Amerika. Dari tiga penumpang yang tewas, satu di antaranya ialah Komandan Kodim Kuala Kapuas, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono," ujar Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Hendra Rochmawan.

Saat kejadian, speedboat milik Taman Nasional hendak mengirim logistik ke resor Mangkok. Sementara itu, speedboat TNI menuju Taman Nasional untuk memantau persiapan mengha-dapi kunjungan Ratu Belan-da, yakni pada 11 Maret mendatang.

Hujan deras juga membuat banjir mengepung warga di empat kecamatan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Di Kecamatan Giriwoyo, puluhan warga Desa Girikikis sulit berhubungan dengan warga desa lain karena terkepung banjir setinggi satu meter.

"Banjir terjadi karena air hujan tidak bisa masuk ke luweng yang tersumbat tanah longsor. Sejumlah warga tertahan di rumah karena banjir mengepung jalan dan permukiman," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bambang Haryanto.

Hujan dengan intensitas tinggi juga membuat tiga desa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, dikepung tanah longsor.

Ketiga desa itu ialah Kota Keo di Kecamatan Nangaroro, Desa Selerejo di Kecamatan Maupongo, dan Desa Raja di Kecamatan Boawae. Bencana tanah longsor di Raja membuat jalan Trans-Flores tertutup tanah dan batu. (SS/WJ/LD/PO/N-2)

BERITA TERKAIT