10 March 2020, 09:09 WIB

Menkes Harusnya Perintahkan Semua RSUD Bentuk Satgas Korona


Supardji Rasban | Nusantara

SEMAKIN banyaknya korban virus korona saat ini mestinya Menteri Kesehatan bergerak cepat memerintahkan seluruh RSUD untuk membentuk Mobile Task Force.  Mobile Task Force atau Satgas Khusus Korona itu bertujuan untuk antisipasi secara masif dengan sistem jemput bola.  Tidak hanya mengurusi sosialisasi dan informasi saja, namun juga siap siaga 24 jam melayani masyarakat yang memerlukan pemeriksaan awal sebelum ditangani lebih lanjut atau dibawa ke rumah sakit rujukan. Hal itu disampaikan Anggota DPR RI Komisi IX, Dewi Aryani dalam keterangan resmi, Selasa  (10/3).

"Satgas itu bisa by design sekaligus dibentuk menjadi sistem, tidak hanya untuk menangani virus korona namun juga berbagai penyakit berbahaya lainnya yang hingga saat ini masih secara luas menjangkiti masyarakat Indonesia. Di antaranya adalah demam berdarah, TBC, dan lainnya," terang Dewi Aryani.

Ia menyebut sekarang sudah zaman serba cepat, jangan hanya menunggu pasien datang. Apalagi jika sudah dalam kategori wabah skala
nasional. Menurutnya bila perlu mulai saat ini seluruh tenaga medis sampai tingkat Puskesmas dilatih untuk proaktif dan gerak cepat dalam mengantisipasi segala permasalahan di sektor kesehatan.

"Jangan panik dan bingung hanya pada saat wabah sudah meluas," tuturnya.
     
Dengan adanya Satgas di RSUD maka pemerintah dalam hal ini Kementrian Kesehatan memiliki sistem peringatan dini/ early warning system yang siap siaga kapan saja bila diperlukan.

baca juga: Cegah Korona, Pelajar Aceh Wajib Berwudu Sebelum Masuk Kelas

"Jika tenaga medis siap setiap saat, maka keresahan dan kepanikan masyarakat dapat diminimalisir sejak dini," pungkas Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX Jawa Tengah, meliputi Kabupaten/Kota Brebes, Kota Tegal, dan Kabupaten Tegal.
     
Sebelumnya, Dewi Aryani melunncurkan Mobile Task Force atau Mobil Satgas Korona, di Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi, Kabuaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (9/3). (OL-3)

 

BERITA TERKAIT