10 March 2020, 08:13 WIB

Iran Umumkan 43 Kematian Baru Akibat Virus Korona


Basuki Eka Purnama | Internasional

IRAN, Senin (9/3), mengumumkan 43 kematian baru akibat virus korona dalam tempo 24 jam. Hal itu membuat jumlah korban tewas akibat virus korona di 'Negeri Para Mullah' itu menjadi 237 orang.

"Rekan-rekan kami telah mengonfirmasi 595 kasus baru virus korona dari berbagai penjuru negeri," ujar juru bicara kementerian kesehatan Iran Kianoush Jahanpour.

"Jumlah itu menyebabkan jumlah total kasus positif virus korona menjadi 7.161 per hari ini," imbuhnya.

Jahanpour mengatakan tingkat penambahan kasus baru melambat namun masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa wabah virus korona di Iran telah berhasil dikendalikan.

Baca juga: Satu WNI di Melbourne Positif Virus Korona

"Sebanyak 43 orang, sayangnya, telah ditambahkan dalam jumlah korban tewas akibat penyakit itu. Itu berarti jumlah korban tewas menjadi 237 orang," ujarnya.

Media Iran melaporkan politisi dan ulama ternama menjadi bagian dari korban tewas. Mohammadreza Rahchamani yang pernah menjabat sebagai anggota DPR antara 1984 dan 2000 meninggal dunia pada Senin (9/3).

Korban tewas ternama lainnya adalah Ayatollah Reza Mohammadi Langeroudi, 91. Dia adalah murid dari mendiang Ayatollah Khomeini.

Wabah virus korona di Iran merupakan yang paling mematikan di luar Tiongkok. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT