10 March 2020, 07:20 WIB

Jumlah Pasien Positif Menjadi 19 Kasus


Andhika Prasetyo | Humaniora

JUMLAH orang yang positif terpapar virus korona (covid-19) di Indonesia bertambah lagi. Sebelumnya, sudah terdapat 6 penderita yang terinfeksi virus mematikan tersebut. Kemarin, pemerintah mengumumkan tambahan 13 kasus baru pasien yang positif terinfeksi covid-19. Dengan demikian, total pasien korona di Indonesia menjadi 19 orang.

Juru bicara pemerintah penanganan covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan pasien-pasien baru itu berasal dari klaster penyebaran di dalam negeri dan kasus yang diimpor dari luar negeri (lihat grafis).

Sumber: NRC

 

"Kasus nomor tujuh kita identifikasi perempuan berusia 59 tahun. Dia kasus impor. Yang bersangkutan baru kembali dari luar negeri. Sekarang sedang sakit ringan," papar Yurianto, kemarin. Kasus tujuh kemudian menulari kasus delapan yang merupakan suaminya. Yuri mengatakan kondisi pria berusia 56 tahun itu tidak baik karena memiliki riwayat diabetes. "Kondisinya sekarang menggunakan peralatan oksigen dan infus. Sebelumnya, dia memang sudah sakit. Setelah terpapar korona, kondisinya mengarah ke berat," jelas dia.

Yurianto juga mengungkapkan kondisi pasien covid-19 kasus satu dan dua yang sudah semakin baik. Pada hari kesembilan perawatan khusus, mereka tidak memiliki keluhan kesehatan apa pun. Kendati demikian, kedua pasien masih harus diisolasi lantaran hasil pemeriksaan spesimen harian mereka masih menunjukkan tanda positif.

Dirut RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, mengatakan kondisi terkini 4 pasien positif covid-19 di RS itu mulai membaik. "Jadi keempat pasien stabil, tidak panas, tapi sekali lagi masih ada batuk-batuk," kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, kemarin.

Terkait jumlah pasien dalam pemantauan, Syahril mengungkapkan, hingga kemarin telah berjumlah 606 orang. Jumlah itu meningkat dari sebelumnya 585 pasien. Adapun jumlah pasien rawat isolasi di rumah sakit itu bertambah satu menjadi 10 orang. 

Adapun Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya telah menyiapkan rumah sakit khusus guna menangani pasien covid-19 yang terus meningkat. Lokasi RS ketiga itu berada di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. "Ya itu kan untuk mengantisipasi kalau nanti wabah korona ini berada dalam kondisi yang sangat tidak kita inginkan," kata Muhadjir, kemarin. (Pra/Fer/Put/Sru/X-6)

 

Berita terkait | Hlm 11, 19                              

BERITA TERKAIT