10 March 2020, 05:00 WIB

Peluang Investasi Gedung Perkantoran Menguntungkan


(Ant/S-3) | Ekonomi

KONSULTAN properti Colliers International menyatakan penyebaran virus korona jenis baru (covid-19) yang terdeteksi di banyak negara di Asia, termasuk di Indonesia, diduga bakal memengaruhi pola investasi properti di kawasan tersebut. "covid-19 akan menghantam pertumbuhan PDB di seluruh Asia pada paruh awal 2020 dan hasilnya bakal bisa menghambat tingkat penjualan investasi properti," kata Direktur Eksekutif Riset Colliers International Asia, Andrew Haskins, dalam siaran pers di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut dia, bila wabah yang disebabkan virus korona itu memuncak pada paruh awal 2020 dan menunjukkan pemulihan pesat pada paruh akhir 2020, saat ini dinilai momentum yang tepat untuk berinvestasi di bidang properti di kawasan tersebut. Ia mengemukakan kesempatan berinvestasi terdapat antara lain di properti perkantoran dan kawasan industri di Asia dan Australia, termasuk Indonesia.

"Tekanan ekonomi yang diciptakan covid-19, termasuk dengan banyaknya ajang yang dibatalkan, larangan bepergian, dan kondisi yang memaksa untuk bekerja di rumah, dapat menyebabkan berkurangnya aktivitas penyewaan ruang perkantoran," paparnya.

Namun, ujar Andrew Haskins, hal itu dapat pula menciptakan kesempatan bagi pihak penyewa untuk menegosiasikan perjanjian penyewaan yang lebih menguntungkan di saat yang lainnya melakukan pendekatan menunggu. Sebelumnya, anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina menginginkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dapat betul-betul mengantisipasi dampak penyebaran covid-19 yang berpotensi memengaruhi masuknya investasi global ke Nusantara.

"Semoga BKPM mampu mengatasi dan mampu mengantisipasi penurunan realisasi investasi global ke Indonesia akibat adanya penyebaran wabah virus korona di seluruh dunia," kata Nevi Zuairina. (Ant/S-3)

BERITA TERKAIT