09 March 2020, 22:44 WIB

Pembangunan Depo Minyak di Batam Buka Lapangan Pekerjaan


Mediaindonesia.com | Ekonomi

KEINGINAN pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk membuka investasi dari mancanegara guna mendukung pembangunan infrastruktur skala nasional mulai membuahkan hasil. Sejumlah perusahaan asing tampak mulai menanamkan investasi.

Salah satu perusahaan yang menanamkan investasi di Indonesia yakni, Sinopec   perusahaan minyak dan petrochemical. Mereka berencana membangun dan mengoperasikan proyek depo minyak di Batam, kepulauan Riau, Indonesia senilai US$ 841.000.000 atau sekitar  Rp12 triliun.

Sebagai bukti keseriusannya sejak 2012, Sinopec melalui anak perusahannya Sinomart, menandatangani kerjasama melaksanakan proyek melalui PT West Point Terminal yang berkedudukan di Batam. Mereka bermitra dengan PT Batam Sentralindo dan PT Mas Capital Trust.

Investasi awal telah dikucurkan oleh Sinomart melalui PT West Point Terminal, dengan sewa lahan yang dikuasai PT Batam Sentralindo senilai SGD 100 juta atau Rp1 triliun rupiah untuk jangka 50 tahun. Pembangunan depo minyak itu diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, terutama bagi putra dan putri daerah.

"Dengan pembanguanan ini kita berharap bisa ikut membangun Indonesia," cetus Johnson Panjaitan, Kuasa Hukum PT West Point di Jakarta, Senin (9/3). (Ant/A-1)

 

BERITA TERKAIT