10 March 2020, 05:05 WIB

Michael Bolton Pernah Ikuti Audisi Band Rock Legendaris Ini


Irana Shalindra | Weekend

Desas-desus lama bahwa vokalis bersuara khas, Michael Bolton, pernah mengikuti audisi untuk Black Sabbath adalah benar. Hal itu kini dikonfirmasi gitaris Tony Iommi, seperti dilansir situs Loudwire.com.

Karier Bolton yang di masa 1990-an terkenal dengan penampilan rambut sebahunya dimulai dalam genre heavy-rock di tahun 1970-an. Bandnya, Blackjack, sempat menjadi band pembuka untuk Ozzy Osbourne, sebelum kemudian Bolton beralih genre yang terkenal di tahun 1980-an.

Bolton sebelumnya membantah anggapan bahwa dia mencoba mengisi kekosongan yang ditinggalkan Osbourne sekitar tahun 1983, mengatakan kepada Echo-News.co.uk pada tahun 2014: “Rumor tentang saya yang mengikuti audisi untuk Black Sabbath hanya rumor. ... Saya tidak tahu bagaimana ini dimulai."

Iommi menceritakan kenangannya sejak Black Sabbath mencari pengganti Ronnie James Dio pada tahun 1982. "'Saya menemukan David Coverdale dan dia berkata, “Oh, saya baru saja membentuk band ini, Whitesnake. Kenapa kamu tidak menemui saya sebelumnya?'," ujar Iommi.

"Dia (Dio) belum pergi sebelumnya," imbuh Iommi.

"Jadi, ada banyak mencari penyanyi lain, dan kami mengaudisi berbagai penyanyi --termasuk Michael Bolton, percaya atau tidak. Dia adalah salah satu dari mereka (yang diaudisi). Itu hanya berjalan sebentar, dan kami tidak bisa memutuskan."

Black Sabbath akhirnya memilih Ian Gillan, yang bertahan cukup lama untuk merekam album Born Again tahun 1983 dan melakukan tur untuk mendukung perilisannya, sebelum digantikan oleh sesama alumni Deep Purple, Glenn Hughes.

“[Kami] bersama dengan Ian Gillan. Kami mengadakan pertemuan, dan Ian sepertinya tidak ingat pertemuan itu. Dia terlalu mabuk; dia tidak bisa mengingat apa yang terjadi," tambah Iommi.

"Bagus sekali, kami bersenang-senang; lagi, itu bagus. Menantang, bernyanyi orang lain - itu semacam membuat Anda masuk dalam suasana berbeda, dan kami ingin menjadikannya semacam album yang sangat berat. Tetapi kami bekerja pada jam yang berbeda karena Ian cenderung begadang semalaman, dan kami tidak. Jadi, dia bangun meminum Scotch-nya di dapur, dan kita akan pergi tidur dan bangun di pagi hari --dia masih di sana!" (M-2)

 

BERITA TERKAIT