10 March 2020, 04:00 WIB

Banteng Merah Siap Cetak Sejarah


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

KEMENANGAN 1-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Februari lalu, membuat RB Leipzig berada di atas angin saat menjamu Tottenham Hotspur pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Red Bull Arena, Rabu (11/3) dini hari WIB. Hasil imbang sudah cukup bagi tim berjuluk 'Banteng Merah' itu untuk melangkah ke perempat final.

Kemenangan di kandang Tottenham di leg pertama dipastikan tidak ingin dibuang sia-sia Leipzig. Pelatih Julian Nagelsmann mengaku siap menorehkan tinta emas dalam buku sejarah Leipzig dengan melangkah jauh hingga perempat final.

"Saya pikir mereka akan bermain seperti biasa dengan bertahan dan melancarkan serangan balik cepat. Kami harus mengantisipasi itu. Jika kami berhasil, kami akan lolos," kata Nagelsmann.

Leipzig memang patut optimistis. Timo Werner dan kolega memiliki rekor apik saat berlaga di Red Bull Arena dengan tidak terkalahkan dalam 11 laga kandang terakhir. Terakhir Leipzig takluk di kandang saat kalah 0-2 dari Lyon pada Oktober 2019.

Di lain sisi, palang pintu Tottenham Toby Alderweireld mengaku siap membalikkan keadaan di kandang lawan. Meski laga terakhir melawan Burnley harus puas dengan hasil imbang, Alderweireld mengaku situasi ruang ganti kembali bergairah.

"Dalam situasi sulit, kami terus berjuang. Kami harus melanjutkan energi, suasana saat lawan Burnley saat melawan Leipzig," ungkap Alderweireld, dilansir dari situs resmi klub.

Meski demikian, beban besar justru berada di balik taktik Tottenham Hotspur Jose Mourinho. Dengan skuad seadanya yang kelelahan dan minus dua pemain kunci, Harry Kane dan Son Heung-min membuat upaya The Lilywhites-julukan Tottenham Hotspur akan sangat sulit.

Di laga lain, Atalanta difavoritkan akan lolos ke perempat final walau harus melawat ke Valencia. Pasalnya, tim debutan Liga Champions itu datang dengan modal kemenangan 4-1 saat menjadi tuan rumah di leg pertama.

Walau sulit bagi Valencia mengejar defisit gol, gelandang Alessandro Florenzi mengaku percaya diri timnya bisa membalikkan keadaan. Florenzi memiliki pengalaman manis bersama AS Roma membalikkan keadaan dari Barcelona pada 2018.

Saat itu, Roma yang 1-4 di Camp Nou, membalikkan keadaan setelah menang 3-0 dan lolos ke semifinal. "Perasaan yang luar biasa. Kami akan berjuang untuk membalikkan keadaan," kata Florenzi.

Tanpa penonton

Sementara itu, laga Paris Saint-Germain (PSG) kontra Borussia Dortmund yang akan berlangsung di Parc des Princes, Paris, Kamis (12/3) dini hari akan digelar tanpa penonton. Keputusan itu diambil otoritas berwenang Prancis menyusul merebaknya wabah virus korona baru (covid-19).

"Kami bisa menerima keputusan tersebut. Kami berterima kasih kepada para fan yang memahami keputusan tersebut dan tetap memberikan dukungan penuh," ujar PSG dalam pernyataannya.

Kekhawatiran wabah covid-19 juga merebak jelang laga Barcelona dan Napoli pada 18 Maret mendatang di Camp Nou. Pemerintah Catalonia berharap laga tersebut digelar tanpa penonton. (AFP/R-1)

BERITA TERKAIT