09 March 2020, 20:40 WIB

Harga Gula Pasir Makin Manis, Cabe Rawit Kian Pedas


Solmi | Ekonomi

SETELAH direpotkan lambungan harga gula pasir yang menembus Rp16 ribu per kilogram, atau naik 4 ribu rupiah dari harga sebelumnya. Warga Kota Jambi dan sekitarnya juga mulai mengeluhkan kenaikan harga beberapa kebutuhan dapur mereka sejak sepekan belakangan.

Pantauan Media Indonesia di tiga pasar tradisional besar di Kota Jambi, yakni Pasar Angso Duo, Pasar Simpang Pulai dan Pasar Talang Banjar, kenaikan harga yang dikeluhkan warga antara lain harga cabe rawit dan cabai merah, Senin (9/3) menembus Rp40 ribu perkilogramnya. Harga baru itu naik sebesar Rp8 ribu dari tiga hari sebelumnya.

"Minta ampun, harga rawit naik nian. Terpaksa dibeli karena butuh," kata Halim pedagang gorengan di Kota Jambi.

Keluhan juga disampaikan para pedagang makanan lainnya, yang sebelumnya sudah dihajar kenaikan harga bumbu masak yang naik dua kali lipat dari harga sebelumnya.

Baca Juga: Mahalnya Harga Cabai Jadi Biang Kerok Inflasi

Baca Juga: Harga Gula Melonjak Terimbas Korona

Menurut Pelaksana Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Rosnifa, umumnya kenaikan harga cabai merah dan cabe rawit
disebabkan berkurangnya pasokan dari para pedagang agen.

Sementara untuk harga bawang putih yang dua pekan lalu sempat naik cukup tajam, Senin kemarin dilaporkan Rosnifa semakin menurun karena
bertambahnya pasokan. Harga perkilogram bawang putih impor Senin (9/3) dibandrol Rp34 ribu, turun Rp2 ribu dari harga sehari sebelumnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT