09 March 2020, 20:19 WIB

MA Bebaskan Karen Agustiawan


Rifaldi Putra Irianto | Politik dan Hukum

MANTAN Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan divonis bebas olehj Mahkamah Agung.  Karen terjerat kasus korupsi investasi kilang minyak Blok Basker Manta Gummy (BMG) di Australia pada 2009.

Hal itu diungkapkan pengacara Karen, Soesilo Aribowo yang membenarkan kabar Karen akan di vonis bebas setelah kasasinya dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA).

"Iya, benar (divonis bebas) saya baru saja mendengar putusannya. Tapi untuk petikan putusannya masih tunggu," ungkap Soesilo dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin, (9/3).

Diketahui, Karen sebelumnya telah divonis 8 tahun penjara dan denda Rp1 milliar dalam kasus BMG karena dianggap menyalahgunakan wewenang hingga merugikan negara sekitar Rp568 miliar.

Dalam kasis ini, Karen melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

 

baca juga: Vonis untuk Koruptor masih Konsisten Ringan

 

Sementara itu, Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro membenarkan informasi tersebut, "Vonis lepas onslag," ucapnya.

Adapun, vonis lepas terhadap Karen dinilai, karena perbuatannya yang merugikan negara hingga Rp568 miliar tidak terbukti. Putusan itu diadili oleh Ketua Majelis Hakim Agung Abdul Latif dengan anggota Krisna Harahap, M. Asikin dan Sofyan Sitompul.

Pertimbangan putus lepas terhadap Karen karena dinilai bukan bentuk tindak pidana korupsi. MA memandang, kegagalan Pertamina dalam akuisisi saham Blok BMG sebesar 10% atau senilai USD31,5 juta bukan sebagai kerugian negara. (OL-8)

BERITA TERKAIT