09 March 2020, 17:46 WIB

Mesir Umumkan Kasus Kematian Pertama Akibat Korona


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

KEMENTERIAN Kesehatan Mesir mengumumkan kematian seorang warga negara Jerman akibat virus korona (COVID-19). Itu menjadi kasus kematian pertama di Mesir, yang berkaitan dengan virus asal Tiongkok.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Khaled Megahed, mengungkapkan warga negara Jerman berusia 60 tahun dinyatakan positif terinfeksi korona pada 7 Maret di sebuah rumah sakit Kota Hurghada, Laut Merah.

"Pasien mengalami tanda-tanda penyakit, termasuk suhu tubuh tinggi setelah kedatangannya di Hurghada," bunyi pernyataan resmi, yang menambahkan keterangan bahwa pria tersebut menghabiskan waktu tujuh hari di Mesir.

Warga negara Jerman itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Hurghada untuk melakukan pemeriksaan pada 6 Maret. Dia dinyatakan positif korona pada hari berikutnya.

Baca juga: WHO: Peluang Membendung Virus Korona Menipis

"Pasien dipindahkan ke unit perawatan intensif, setelah menderita gagal pernapasan yang disebabkan peradangan paru-paru yang parah. Pasien juga menolak dipindahkan ke rumah sakit karantina khusus," lanjut pernyataan tersebut.

Pria yang menderita komplikasi kesehatan menghembuskan napas terakhir pada 8 Maret. Lebih lanjut, Megahed menekankan Kementerian Kesehatan telah mengambil sejumlah langkah antisipasi. Termasuk, sterilisasi penuh rumah sakit sesuai instruksi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sebelumnya, pemerintah Mesir menyatakan 45 penumpang kapal pesiar di Luxor positif terjangkit virus korona. Sumber infeksi berasal dari seorang perempuan asal Taiwan-Amerika Serikat (AS), yang melakukan perjalanan pada akhir Januari pada kapal serupa.(Ahramonline/OL-11)

 

 

 

BERITA TERKAIT