09 March 2020, 16:21 WIB

Ada 7 ODP di RSUD Dr Soekardjo Tasikmalaya


Adi Kristiadi | Nusantara

Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) mencatat tujuh orang pasien dalam pemantauan masuk rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Soekardjo. Namun, para pasien tersebut langsung dipindahkan ke RSU Gunung Jati Kota Cirebon. Kondisi mereka dikabarkan membaik.

Pasien yang telah masuk ruang isolasi khusus berasal dari Kota Tasikmalaya, Ciamis, Jakarta, dan Filipina. Tiga pasien selama dalam perawatan kondisinya itu masuk dalam pemantauan dan belum ada kenaikan status. Namun, karena keterbatasan alat pelindung diri, mereka juga meminta dirawat di RSU Gunung Jati, Kota Cirebon.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan pemerintah provinsi Jabar telah menyatakan status siaga penyebaran virus korona. "Alhamdulillah, kesigapan Dinkes, rumah sakit, dan warga untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan COVID-19 sudah cukup. Jadi, masyarakat bisa mengetahui dan membedakan terutama antara   orang dalam pengawasan dan orang dalam pemantauan. Selama ini pasien di Kota Tasikmalaya masih dalam pemantauan dan sekarang mereka juga kondisinya membaik," jelas Budi.

Baca juga: Khawatir Terkena Korona, Dua Warga Solo masuk Rumah Sakit

Menurutnya, untuk mengantisipasi masalah virus korona pemerintah daerah juga sudah menyiapkan dengan memasang alat kebersihan cuci tangan yang dilengkapi hand sanitizer di seluruh ruangan. Langkah ini juga dilakukan oleh Mako Polres Tasikmalaya Kota agar semua pegawai tetap menjaga pola hidup sehat.

"Kami baru memasang lima alat kebersihan cuci tangan yang dilengkapi hand sanitizer yang merupakan kebutuhan. Harganya mahal tapi pemerintah berupaya akan membelinya kembali untuk digunakan di setiap ruangan. Pemasangan tersebut supaya pegawai menggunakannya. Masyarakat jangan panik, resah dan tetap tenang terhadap masalah virus korona," pungkasnya.

 

BERITA TERKAIT