09 March 2020, 10:27 WIB

PPIU Jadwal Ulang Keberangkatan Umrah


Tia/H-1 | Humaniora

KEBIJAKAN penangguhan akses masuk ke Arab Saudi sejak 27 Februari lalu berdampak pada tertundanya keberangkatan ribuan jemaah umrah Indonesia. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Arfi Hatim berharap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) menjadwal ulang keberangkatan, berdasarkan kesepakatan pertemuan yang difasilitasi Kemenag pada 28 Februari dan dihadiri perwakilan maskapai dan asosiasi PPIU. "Kami mendorong PPIU untuk melakukan proses jadwal ulang. Biar proses refund hanya untuk visa, sebagaimana kebijakan dari Saudi," jelas Arfi di Jakarta, kemarin.

"Selain visa, komponen biaya umrah itu kan antara lain mencakup transportasi udara dan darat, akomodasi, komsumsi, manasik, perlengkapan," lanjutnya. Arfi juga meminta jemaah untuk bersabar menunggu update informasi dari Saudi terkait penca-butan kebijakan penangguhan. "Jika pilihannya ialah jadwal ulang, tentu yang kemarin tertunda keberangkatan jadi prioritas. Dan, jemaah tak akan dimintai biaya tambahan," jelasnya.

Kemenag juga mendorong PPIU untuk tidak membuka dan menerima pendaftaran paket umrah terlebih dahulu sampai ada kepastian keberangkatan dari Saudi. (Tia/H-1)

BERITA TERKAIT