09 March 2020, 05:10 WIB

Persib Berjaya Redam Agresivitas Singo Edan


(Faj/R-2) | Sepak Bola

PERSIB Bandung sukses melanjutkan tren positif setelah mengalahkan Arema Malang dengan skor tipis 2-1 pada lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, kemarin.

Kemenangan itu membuat 'Maung Bandung' masih sempurna dengan enam poin, hasil dua kemenangan di dua penampilan pembuka musim ini. Persib sementara berkuasa sebagai pemuncak klasemen sementara Liga 1 2020.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengatakan anak asuhnya mampu meredam agresivitas 'Singo Edan'--julukan Arema Malang. Penyerang Arema Malang Kushedya Hari Yudo yang sebelumnya mencetak dua gol kontra Tira Persikabo dibuat kesulitan menembus pertahanan yang dikawal Victor Igbonefo dan Nick Kuipers.

"Pemain mampu fokus menghentikan permainan Arema yang memiliki talenta," kata Alberts seusai laga.

Persib punya kesempatan unggul saat mendapat penalti di menit ke-23. Sayangnya, tendangan algojo Geoffrey Castillion masih ditepis kiper Teguh Amiruddin.

'Maung Bandung' akhirnya unggul lewat gol bunuh diri Saiful Indra Cahya, 4 menit jelang jeda. 'Singo Edan' membalas melalui penalti Elias Alderete pada penghujung babak pertama.

Kepastian tiga angka dipetik Persib di menit ke-75, juga melalui penalti. Saiful Indra Cahya melanggar Dedi Kusnandar di dalam kotak penalti, membuat wasit menunjuk titik putih. Wander Luiz yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dan membuat skor menjadi 2-1.

Terkait dengan tiga penalti dalam duel tersebut, Alberts menilai wasit telah mengeluarkan keputusan yang tepat kepada kedua tim.

"Semuanya memang harus penalti dan tidak perlu diperdebatkan. Ini soal keberuntungan saja karena hanya satu-dua pemain yang berbuat kesalahan. Wasit bisa mengendalikan pertandingan dengan baik," kata Alberts.

Di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, PSS Sleman harus puas dengan hasil imbang tanpa gol saat menjamu PS Tira-Persikabo. Itu menjadi angka pertama kedua tim, setelah kalah di laga awal. (Faj/R-2)

BERITA TERKAIT