09 March 2020, 01:30 WIB

YCAB Latih Siswa SMK Hadapi Dunia Kerja


MI | Nusantara

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Kota Surabaya sepanjang 2018 tumbuh sebesar 6,19 persen. Pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya tersebut lebih tinggi ketimbang Jawa Timur sebesar 5,5 persen dan nasional 5,17 persen.

Namun, di balik prestasi itu, persoalan pengangguran masih menjadi catatan penting bagi para pemangku kepentingan. Rata-rata angka pengangguran terbuka di Kota Surabaya selama 2017 sampai 2019 mencapai 5,99 persen.

Menurut Ketua Kadin Surabaya, M Ali Affandi, kota itu menghadapi tantangan berat terutama peningkatan angkatan kerja yang belum diimbangi lapangan kerja baru, sehingga dibutuhkan keterlibatan maksimal kelompok usaha menengah ke bawah.

Dalam menghadapi persoalan tersebut, sejak 2015, HSBC Indonesia bersama Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation berupaya menanggulangi masalah pengangguran usia muda dengan menyelenggarakan proyek pendidikan bernama Anak Bangsa Siap Berkarya (ABSB).

Program sepanjang lima tahun itu bertujuan untuk membekali 5000 siswa SMK yang berasal dari kalangan prasejahtera. Mereka diberikan keterampilan kesiapan kerja dan pengetahuan kewirausahaan.

Sebagai informasi, terdapat dua jenis sub program dalam ABSB, yaitu ready to work yang memberikan pelatihan kesiapan dunia kerja, seperti penulisan CV, dan menghadapi wawancara kerja.

Selain itu, ada juga ready to business untuk memberikan pelatihan kewirausahaan. Dalam hal ini, peserta belajar manajemen keuangan dan diberikan modal usaha untuk berlatih mengimplementasikan ide bisnis mereka.

Hingga lima tahun berjalan, ABSB telah digelar di berbagai kota besar di Indonesia, seperti di Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya dan Semarang. Untuk Surabaya, program ABSB dilaksanakan sejak 2017 hingga 2020.

Sejauh ini, program tersebut telah berhasil menjangkau 1076 anak muda dari 10 sekolah menengah kejuruan. “YCAB dan HSBC berharap dengan keterampilan siap kerja yang diberikan kepada para peserta melalui program ABSB akan mendorong penyerapan tenaga kerja di Surabaya,” kata CEO dan founder YCAB Foundation, Veronica Colondam.

Dia melanjuutkan, hal itu merupakan bagian dari misi YCAB untuk membangun SDM yang unggul guna mendukung pembangunan di Indonesia. (FL/N-3)

BERITA TERKAIT