08 March 2020, 22:55 WIB

Bertempur Memenangi Mini Super Tuesday


MI | Internasional

KANDIDAT presiden dari Partai Demokrat yang bersaing ketat, Joe Biden dan Bernie Sanders, berpacu melintasi Midwest Amerika Serikat ­akhir pekan ini.

Sanders yang progresif mempertajam serangannya, sementara Biden memper­ingatkan terhadap kampanye ‘pertumpahan darah’ ketika kontes pencalonan 2020 kian ketat.

Idaho, Mississippi, Missouri, negara bagian Washington, North Dakota, dan Michigan memberikan suara pada 10 Maret dalam apa yang dijuluki ‘Mini Super Tuesday’. Mantan Senator Da­kota Heidi Heitkamp telah mendukung Biden.

Biden juga memperingatkan, dalam pertarungan in­ten­sif, melawan apa yang di­­sebutnya ‘Bernie brothers’dipahami sebagai referensi ke penggemar Sanders yang le­bih dikenal dengan sebutan ‘Bernie bros’ dan dikenal karena serangan daring yang ag­resif terhadap pendukung saingan Demokrat dan keengganan untuk bergabung dengan mereka jika Sanders ke­hilangan nominasi.

“Yang tidak dapat kita biar­kan terjadi ialah membiar­kan primer ini menjadi pertumpah­an darah negatif,” kata Biden di kediaman pribadi di Bethesda, Maryland.

“Saya tahu saya akan men­da­patkan banyak saran tentang bagaimana menanggapi apa yang saya curigai akan menjadi kampanye yang semakin negatif yang akan dijalankan oleh ‘Bernie bro­thers’, tetapi kami tidak dapat menghancurkan partai ini dan memilih kembali Trump,” lapor Politico, Jumat malam.

Sanders meningkatkan serangannya kepada Biden pada Jumat, berbicara di Arizona, dan kemudian Michigan setelah membatalkan kampanye di Mississippi.

Meskipun mengatakan ia dan Biden ialah teman, ia me­nyatakan mereka dapat mengalahkan Trump dan akan mendukung siapa yang akhirnya memenangi tiket partai menuju Gedung Putih.

Ia menyerang catatan Biden pada masalah-masalah, seper­ti perdagangan, pensiun, hak-hak gay, hak aborsi, dan krisis iklim.

Perlombaan Demokrat menjadi kontes dua orang antara Biden dan Sanders setelah pesaing mereka, yakni Elizabeth Warren, Mike Bloomberg, Amy Klobuchar, Pete Butti­gieg, dan Tom Steyer mundur pada minggu lalu. (The Guardian/Hym/I-1)

BERITA TERKAIT