08 March 2020, 17:50 WIB

Dua Warga Sumsel yang Diisolasi Negatif Virus Korona


Dwi Aprian | Nusantara

Dua orang warga Sumatra Selatan (Sumsel), M (64 tahun) dan F (77 tahun), usai diisolasi di Rumah Sakit Dr Mohamad Hosein (RSMH) Palembang setelah mereka pulang umrah.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan berdasarkan hasil laboratorium Litbangkes Jakarta yang diterima pihaknya, kedua pasien yang bersangkutan dinyatakan negatif Mers-Cov dan virus korona. "Hasil laboratoriumnya baru kita terima hari ini. Keduanya alhamdulillah negatif," katanya, Minggu (8/3).

Lesty mengatakan hasil laboratorium itu didapat setelah dilakukan dua kali pemeriksaan specimen. Untuk itu, dengan hasil tersebut, maka penanganan kedua pasien akan diserahkan sepenuhnya sesuai dengan prosedur di RSMH Palembang.

"Hasil laboratorium ini juga telah kami kirim ke tim penyakit infeksi emerging (PIE) RSMH untuk ditindaklanjuti. Untuk rincinya seperti apa nanti akan disampaikan oleh pihak RSMH," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas RSMH Palembang Ahmad Suhaimi, membenarkan jika hasil laboratorium atas kedua pasien yang diisolasi menunjukkan hasil negatif dari Mers-Cov dan virus corona.

"Iya benar, hasil laboratorium keduanya dinyatakan negatif virus corona," katanya.

Suhaimi menuturkan, hasil ini kemudian akan ditindaklanjuti oleh tim penyakit infeksi emerging (PIE) untuk kemudian memutuskan apakah nantinya kedua pasien itu akan menjalani perawatan lanjutan atau diperbolehkan pulang.

"Kedua pasien saat ini kondisinya sudah membaik. Akan tetapi, keputusan nantinya akan diambil oleh tim PIE," lanjutnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru meminta masyarakat Sumsel untuk tetap tenang. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Herman meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan meningkatkan daya tahan tubuh juga menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Caranya, imbuh Herman, sering mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menutup hidung atau mulut dengan atau tisu saat batuk, menghindari kontak dengan orang yang menunjukkan gejala flu, memasak telur dan daging sampai matang, dan menghindari kontak dengan hewan liar.

"Yang tak kalah penting, masyarakat juga tidak mudah menyebarluaskan atau mem-forward informasi dan kepanikan terkait seseorang yang baru diduga terjangkit virus korona. Masyarakat jangan mudah percaya akan informasi yang belum terkonfirmasi (hoaks) oleh pihak berwenang dengan meneliti sumber berita atau foto yang tersebar," tandasnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT