08 March 2020, 17:18 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Klungkung Kampanyekan Germas


Arnoldus Dhae | Nusantara

PENYEBARAN  virus Korona (Covid-19) yang begitu cepat di seluruh dunia memang membuat khawatir. Apalagi kini di Tanah Air, dipastikan sudah ada yang terjangkit virus yang awalnya berasal dari Wuhan (Tiongkok) tersebut.

Sejumlah kepala daerah di Indonesia pun mulai ancang-ancang untuk mencegah penyebaran virus itu ke wilayah mereka. Salah satunya dilakukan oleh Bupati Klungkung Nyoman Suwirta.

Baca juga: Cegah Tangkal Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran virus Korona, ia menginstruksikan kepada semua pimpinan kantor, sekolah maupun tempat pelayanan publik untuk turut serta dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Salah satu arahannya adalah melaksanakan disinfeksi rutin pada tempat tempat umum yang memiliki risiko dalam penyebaran virus, seperti terminal, hotel, restaurant, object wisata, pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan, dan tempat umum lainnya.

Selain itu, Bupati Suwirta juga meminta agar menyediakan Hand Sanitizer atau sabun pada setiap tempat cuci tangan. Meski terlihat sederhana, ia meyakini cara itu cukup efektif untuk mencegah penularan virus

“Semua kantor dan sekolah hingga tempat pelayanan publik harus siapkan antiseptik. Virus itu tidak tahu kapan datangnya, dan siapa yang bawa, sulit diketahui. Pihak sekolah segera lakukan ini sebagai pencegahan,” kata Bupati Suwirta, Minggu (8/3).

Ia mengaku sudah menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD agar segera menyediakan antiseptik. Jajaran pemerintah daerah, kata dia, harus mampu memberikan contoh lebih dulu, sehingga bisa diikuti oleh lembaga lain dan masyarakat.

Demikian juga para pendidik diminta untuk memberikan contoh kepada para siswa. Langkah antisipasi dari bangku sekolah dinilai jauh lebih efektif, karena langsung menyentuh kebiasaan siswa, yang bisa ditularkan dari keluarga.

“Selama ini kita kebiasaan begitu, panik setelah hal buruk terjadi. Makanya, lakukanlah kebiasaan hidup bersih itu sehari-hari. Jadi, bukan hanya lingkungan rumah sakit saja yang harus ada antiseptiknya,” tegasnya.

Bupati Suwirta mengingatkan, kebiasaan hidup bersih semestinya bukan hanya dilakukan saat adanya ancaman virus, tetapi dilakukan setiap hari. Selain itu ia menghimbau agar petugas, pengunjung, maupun masyarakat selalu menjaga kesehatan dan kebugaran.

“Ini dapat dilakukan dengan rajin mencuci tangan dengan air mengalir atau dengan cairan yang mengandung alkohol atau disinfektan. Kemudian mengkonsumsi gizi seimbang, perbanyak makan sayur dan buah, dan rajin berolahraga serta istirahat yang cukup,” ujarnya.

Soal penggunaan masker, kata dia, hanya dilakukan jika ada indikasi sakit dengan gejala demam, batuk, sesak, dan gangguan pernafasan.

“Jika ada gejala seperti itu, gunakan masker, dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” tutupnya. (A-1)

 

BERITA TERKAIT