08 March 2020, 15:37 WIB

Amartha Hangtuah Paksa Prawira Bandung Bertekuk Lutut


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

KLUB basket Amartha Hangtuah menunjukkan semangat luar biasa saat bertarung melawan Prawira Bandung di seri keenam IBL Pertamax 2020 di DBL Arena Surabaya, Minggu (8/3).

Tertinggal tujuh angka, hanya diperkuat dua pemain asing dan satu di antaranya harus fouled out pada satu menit terakhir, Kelly Purwanto dkk bisa memaksakan kemenangan 83-79 atas Prawira.

"Kami bersyukur bisa menang. Prawira sebenarnya mendapat momentum ketika Diftha Pratama membuat dua kali three points shot, tetapi semangat juang anak-anak luar biasa," kata asisten pelatih Hangtuah, Harry Prayogo. "Tanpa Steven Malory yang cedera dan Emilio Parks fouled out, para pemain lokal kami menunjukkan mampu unjuk gigi," tambah Ai, sapaannya.

Baca Juga: Demi Timnas Indonesia, IBL Gunakan Sistem Satu Kompetisi

Menurut guard Hangtuah, Abraham Wenas, kemenangan timnya ini tidaklah didapatkan dengan mudah. Ia pun memetik pelajaran bahwa pemain lokal bisa dan tak boleh bergantung penuh pada pemain asing.

Di sisi lain, pelatih Prawira asal Lithuania, Giedrius Zibenas kecewa dengan permainan timnya. "Kami mengawali gim terlalu soft. Beberapa momen para pemain kehilangan respek terhadap lawan," kata Ghibbi, sapaannya.

Ghibbi sudah berusaha melakukan perubahan strategi pada saat jeda. "Ternyata tidak bisa mengubah. Hangtuah layak menang karena mereka tetap solid walau saat tertinggal," katanya.

Pebasket Asing dari Delapan Tim IBL Siap Menatap Musim Baru

Kapten Prawira, Diftha juga mengakui rekan-rekannya lambat sejak awal laga. "Mungkin sedikit menganggap santai pertandingan ini. Momen momen akhir kami juga kehilangan konsentrasi. Kami kalah karena kesalahan sendiri," tutur Diftha. (Ykb/ibl/OL-10)

BERITA TERKAIT