08 March 2020, 14:43 WIB

Hotel Tempat Karantina COVID-19 di Tiongkok Runtuh


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

SEKITAR 40 orang berhasil diselamatkan, menyusul runtuhnya sebuah hotel yang digunakan sebagai fasilitas karantina pasien terkait virus korona (COVID-19) di wilayah timur Tiongkok, pada Sabtu (7/3) malam.

Mengutip keterangan pejabat setempat, media lokal melaporkan awalnya sekitar 70 orang terjebak, ketika bangunan itu pertama kali runtuh. Rekaman yang beredar di platform Weibo menunjukkan petugas penyelamat menyisir puing dari 80 kamar Hotel Xinjia, yang berlokasi di kota pantai, Quanzhou.

Dalam kegelapan, petugas harus meyakinkan seorang perempuan yang terjebak di bawah puing bangunan. Kemudian, membawa korban terluka ke dalam ambulan.

Baca juga: Korona Menyebar, Tiongkok Karantina Wisatawan dari Negara Pandemi

“Sebanyak 43 orang sejauh ini telah diselamatkan dari reruntuhan,” bunyi kantor berita pemerintah, Xinhua.

Para pejabat belum mengonfirmasi jumlah korban meninggal dalam insiden tersebut. Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok menyatakan sekitar 200 petugas pemadam kebakaran lokal. Sebanyak 800 petugas dari Provinsi Fujian dikerahkan ke lokasi, bersama dengan 11 tim pencarian dan penyelamatan, serta tujuh anjing penyelamat.

Quanzhou mencatat 47 kasus positif infeksi virus korona. Adapun bangunan hotel yang ambruk, baru dibuka dua tahun lalu. Belum lama ini, hotel dialih fungsikan menjadi tempat karantina pasien terduga korona, atau pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

Wilayah Tiongkok cukup akrab dengan peristiwa bangunan runtuh dan kecelakaan konstruksi yang mematikan. Persoalan itu merupakan konsekuensi pertumbuhan negara yang cepat dan mengarah pada pelanggaran aturan keselamatan.(CNA/OL-11)

BERITA TERKAIT