08 March 2020, 13:40 WIB

Turis AS Dikonfirmasi sebagai Kasus Covid-19 Pertama di Bhutan


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Perdana Menteri Bhutan, Lotay Tshering mengumumkan satu kasus positif Covid-19 telah dikonfirmasi di negara itu pada Jumat (6/3). Berita ini dilaporkan kantor berita Xinhua.

"Kami ingin menginformasikan kepada publik bahwa satu kasus positif Covid-19 dikonfirmasi pukul 11 malam waktu setempat pada 5 Maret. Hasilnya divalidasi pada pukul 12.30 waktu setempat pada 6 Maret," kata Lotay.

Pasien adalah turis berusia 76 tahun dari Amerika Serikat yang tiba di negara itu pada Senin lalu. Dia datang ke Bhutan melalui Guwahati, India.

Baca juga: WNI di Singapura Positif Korona

Menurut Kementerian Kesehatan Bhutan, pasien tersebut melakukan tur ke India dari 21 Februari hingga 1 Maret. Dia memulai perjalanannya dari Washington DC pada 18 Februari.

Deklarasi kesehatannya dinilai dan diperiksa di bandara tetapi dinyatakan negatif terhadap semua kondisi. Namun, saat mencapai Thimphu, ia memeriksakan diri di rumah sakit dan mengeluh perut kembung (gejala dispepsia) dan mual. Pasien menderita hipertensi kronis.

Setelah menghabiskan satu malam di Thimphu, ia melakukan perjalanan ke Punakha dengan rekannya dan berhenti beberapa kali. Dia kemudian kembali ke Thimphu pada Kamis tempat dia kembali memeriksakan diri ke rumah sakit dan dia ditemukan mengalami demam, sakit tenggorokan, batuk, dan sesak napas.

Pelacakan kontak dilakukan sesuai dengan rencana perjalanan pasien. Itu termasuk orang-orang yang berhubungan dengannya di semua titik dan berhenti di sepanjang jalan.

Sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga di tiga distrik Thimphu, Paro, dan Punakha tempat pasien berkunjung diumumkan akan ditutup selama tiga minggu.

BERITA TERKAIT