08 March 2020, 13:04 WIB

Belasan Personel Polisi Tewas di Tembagapura, Polisi: Tidak Benar


Henri Siagian | Nusantara

Polda Papua membantah kabar aparat keamanan tewas dalam kontak tembak di Tembagapura.

"Tidak benar berita yang menyatakan adanya aparat keamanan baik anggota Polri maupun TNI yang meninggal dalam kontak tembak di Tembagapura," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal seperti dikutip dari Antara, Minggu (8/3).

Ia mengatakan, dari laporan yang diterima Sabtu (7/3), kelompok kriminal bersenjata (KKB) melalui Komandan Operasi Nasional TPNPB OPM Lekagak Talenggeng menyatakan telah menewaskan pasukan keamanan Indonesia sebanyak 17 orang.

Selain itu, Lekagak Talenggeng juga mengatakan bahwa ada ratusan warga Tembagapura mengungsi ke Timika akibat kontak tembak antara TNI-Polri dengan pasukan TPNPB-OPM.

"Pernyataan Lekagak Talenggeng itu tidak benar. Memang ada anggota Brimob yang meninggal yakni Bharatu Doni Priyanto saat kontak tembak dengan KKB di Kali Kabur, Arwanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Jumat (28/2)," katanya.

Terkait mengungsinya ratusan warga yang sebelumnya bermukim di empat kampung di Tembagapura, Kamal membenarkan dan itu dilakukan karena ketakutan warga sehingga minta aparat keamanan memfasilitasi dan mengungsikan ke Timika.

"Sekitar 900 orang sudah mengungsi ke Timika dan mereka diangkut menggunakan bus milik PT Freeport," kata Kamal.

Ia mengatakan aparat keamanan akan melakukan penegakan hukum terkait aksi penyerangan yang dilakukan KKB di sekitar Tembagapura.

"Penegakan hukum dilakukan terhadap KKB yang melakukan penyerangan kepada aparat keamanan dan warga sipil," kata Kamal. (X-15)

BERITA TERKAIT