08 March 2020, 12:38 WIB

Warga Banjarmasin mulai Berburu Empon-Empon


Henri Siagian | Nusantara

Warga di Banjarmasin, dan sekitarnya di Kalimantan Selatan mulai berburu empon-empon di pasar harian yang diyakini bisa menjaga stamina tubuh agar tidak mudah terjangkit virus, termasuk virus korona.

Warga Banjarmasin Utara, Ummi Mukhbita kepada Antara, Sabtu (7/3), mengatakan, sejumlah rekan kerjanya di salah satu kantor pemerintahan mulai berburu jahe, temulawak dan sejenisnya untuk bahan minuman penyegar.

"Tak biasanya mereka membeli kelompok rimpangan tersebut untuk bahan minuman. Namun sejak merebaknya isu virus korona, warga selalu mencari informasi melalui internet makanan dan minuman yang bisa menjaga ketahanan tubuh, agar tidak mudah terjangkit virus, dan salah satunya adalah empon-empon," katanya.

Jahe merah atau jahe putih, temu lawak, kencur, serai, dan yang lainnya yang masuk dalam kelompok bumbu dapur itu menurut beberapa artikel bisa berfungsi untuk menjaga kesegaran tubuh.

Selain nikmat diminum kala hangat dan dingin, jahe diiris tipis atau digeprek dan direbus dengan gula aren atau merah, bisa menjaga tubuh tetap hangat dan segar.

Begitu juga dengan kencur diiris tipis atau digeprek direbus juga bisa meredakan batuk membandel tidak sembuh-sembuh.

Karena banyak warga yang mulai mengonsumsi minuman tradisional tersebut, harga jahe, kencur dan yang lainnya melonjak, yang biasanya seharga Rp25.000 per kilogram, kini naik menjadi kisaran Rp50.000-Rp55.000 per kilogram.

"Saya nanya harga jahe segini (sekitar setengah ons) harganya Rp5.000, padahal dulu murah banget," kata H Udin, warga Banjarmasin Tengah. (X-15)

BERITA TERKAIT