08 March 2020, 12:02 WIB

Fahira Idris Minta Maaf, Muannas Pastikan tidak Cabut Laporan


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

CEO Indonesian Cyber Muanas Alaidid memastikan tidak akan mencabut laporan penyebaran hoaks oleh anggota DPD RI Fahira Idris kepada kepolisian meski Fahira sudah menyatakan permohonan maaf.

"Laporan saya terhadap Fahira dipastikan tidak akan pernah saya cabut, tetap berproses," kata Muanas melalui cuitan di akun Twitternya @muannas_alaidid, Minggu (8/3).

Bagi Muanas, yang sebelumnya juga melaporkan Alfian Tanjung, laporannya terhadap Fahira adalah bentuk pembelajaran bagi pejabat publik dan juga masyarakat agar lebih hati-hati bicara. "Seperti saya bilang Fahira ini harus jadi contoh buat pejabat negara lain agar tidak bersikap semaunya. Terima kasih kepada cyber bareskrim polri yang telah menangani laporan ini dengan baik termasuk dukungan luas netizen," lanjut Muanas.

Sebelumnya Anggota DPD RI Fahira Idris meminta maaf dan menyatakan tak ada niat membuat gaduh lewat cuitan itu.

"Kalau ada pihak yang salah mengerti, juga ada yang tidak mengerti, saya mohon maaf. Karena pasti dengan adanya posting-an itu, ada yang salah mengartikan atau salah mengerti, saya mohon maaf. Jadi tidak ada niat membuat gaduh, saya minta maaf bila dianggap membuat gaduh," kata Fahira.

Politisi PDIP Maruarar Sirait mengapresiasi sikap Fahira yang sudah secara terbuka meminta maaf dan berharap agar kasus ini tidak dilanjutkan ke proses hukum. "Daripada kita sibuk gaduh terus. Lebih baik kita bersatu padu semua elemen bangsa untuk memerangi Corona di depan mata kita semua," ungkap Maruarar melalui akun instagramnya @maruararsirait. (X-15)

BERITA TERKAIT