07 March 2020, 22:47 WIB

Soal Warga NU Jangan Belajar di Sekolah Muhammadiyah: Hoaks


Henri Siagian | Humaniora

SEBUAH foto Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir beserta narasinya menjadi kontroversi di media sosial (medsos) Twitter.

Seperti dikutip dari Antara, di foto yang beredar pada Jumat (6/3), dinarasikan kalau Haedar meminta warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak menyekolahkan anak-anaknya di sekolah milik Muhammadiyah.

Baca juga: Warga Karawang Terjangkit Virus Korona, Pemkab: Hoaks

"Himbauan kepada warga Nahdlatul Ulama (NU), untuk tidak menyekolahkan anak-anaknya di sekolah Muhammadiyah. Karna kami ingin menjaga kondusifitas dan asset milik kami. Tolong warga NU tepo seliru dan tahu diri".

Baca juga: Soal Isu Warga Muslim Dibantai di India: Narasi Menyesatkan

Berdasarkan penelusuran, dalam akun Twitter terverifikasi Haedar Nashir @HaedarNS, ditegaskan kalau gambar dan narasi yang beredar di media sosial itu merupakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau hoaks.

"Selama ini, hadirnya lembaga pendidikan, kesehatan, dan sosial Muhammadiyah untuk semua kelompok dan golongan, tidak terbatas pada suku, agama, dan kelompok tertentu," tulisnya dalam unggahan pada Jumat (6/3).

Tangkapan layar hoaks soal Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Twitter)

Tangkapan layar hoaks soal Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto (Twitter)

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, juga menjadi korban narasi hoaks tersebut.

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melalui akun Twitter @PPPemudaMu, pada Rabu (4/3), menegaskan informasi yang memuat foto Cak Nanto serta narasi tersebut merupakan kabar bohong. (X-15)

BERITA TERKAIT