07 March 2020, 20:07 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat di UEA, Kuwait, dan Qatar


Haufan Hasyim Salengke | Humaniora

JUMLAH kasus virus korona (Covid-19) di Uni Emirat Arab telah meningkat menjadi 45 dari 30, Kementerian Kesehatan negara itu mengatakan, Sabtu (7/3).

Kuwait mencatat tiga kasus baru Covid-19, sehingga jumlah penularannya menjadi 61, sementara Qatar melaporkan kasusnya yang ke-12, kata kementerian kesehatan di kedua negara, Sabtu.

Virus, yang pertama kali muncul di Tiongkok pada Desember, telah menyebar ke seluruh wilayah Teluk dan sekitarnya.

Sebagian besar kasus yang didiagnosis di negara-negara Teluk Arab adalah orang-orang yang melakukan perjalanan ke Iran atau terkontaminasi oleh mereka.

Uni Emirat Arab, pusat transit udara utama, pusat bisnis dan pariwisata, telah menyarankan warga dan penduduk agar tidak bepergian ke luar negeri dan semua sekolah tutup selama sebulan sejak Minggu (8/3).

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Malaysia telah mengonfirmasi 10 kasus baru Covid-19, Sabtu (7/3), sehingga jumlah total kasus positif Covid-19 di negara tersebut menjadi 93.

Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan semua kasus telah terdeteksi dan diisolasi untuk perawatan lebih lanjut.

"Kontak dekat dari kasus-kasus ini sedang diidentifikasi untuk penyelidikan dan pengambilan sampel," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Noor Hisham juga mengatakan dari kasus yang Covid-19 yang dikonfirmasi di Malaysia, 23 telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.

Dihubungi Media Indonesia, juru bicara Kemenlu RI, Teuku Faizasyah, mengatakan pemerintah merujuk pada WHO dalam menilai tingkat penularan Covid-19 di suatu negara.

Karena itu, dalam hal ini, Kemenlu akan berpedoman kepada ketentuan badan kesehatan dunia itu dalam mengambil keputusan, termasuk apakah perlu atau tidaknya menutup pintu masuk dan keluar turis Malaysia ke Tanah Air. (Bernama/OL-4)

BERITA TERKAIT