07 March 2020, 19:57 WIB

Wapres: Pondok Pesantren Harus Tanamkan Narasi Kerukunan


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

PERAN Pondok Pesantren (Ponpes) ialah mencetak orang-orang yang nantinya akan menjadi ulama. Untuk itu, ponpes diharapkan tidak hanya mencetak ulama yang paham agama, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai kerukunan.

Demikian disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan dalam rangka menghadiri acara Tabligh Akbar dan Haul Pondok Pesantren Asshidiqiyah ke 35, di Pondok Pesantren Asshidiqiyah, Jakarta Barat, Sabtu (7/3).

Disampaikan Wapres, ulama mengemban dua tugas. Pertama memperbaiki umat, meneruskan tugas para rasul terdahulu dalam aspek ekonomi, pendidikan, kebudayaan. Kedua menyiapkan, regenerasi calon ulama di masa depan.

"Ponpes harus mampu memberikan pemahaman narasi-narasi kerukunan sesuai dengan prinsip Islam yang wasathiyah dan rahmatan lil ‘alamiin, tidak saling membenci, tidak saling memusuhi,” tegas Wapres.

Lebih lanjut Wapres mengatakan bahwa peran santri telah diakui keberadaannya oleh negara melalui ditetapkannya Hari Santri Nasional. Oleh karena itu, para kiai dan santri harus ikut berperan dalam mengawal negara terkait hal ideologi, dan menyukseskan pembangunan negara kita.

"Ini sebagai tanggung jawab keagamaan, tanggung jawab kebangsaan dan kenegaraan," ujar Wapres.

Menurutnya ponpes harus berinovasi secara berkelanjutan. Karena itu, ia menyampaikan apresiasinya terhadap program inovasi yang dilakukan Ponpes Asshidiqiyah melalui pendirian Koperasi Jasa Syariah Manbaul Rizki Investama.

"Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam membangun industri ekonomi syariah, mengembangkan industri halal antara lain industri jasa, barang, wisata," ucap Wapres.

Wapres juga menjelaskan ponpes turut andil dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Oleh karena itu, kurikulum ponpes harus mencakup sinergi antara pendidikan dan agama. Ia mengingatkan bahwa manusia unggul dibekali oleh akhlak yang mulia.

"Bersama ponpes akan melahirkan banyak manusia yang mempunyai akhlak mulia untuk membawa peradaban negeri ini kearah yang lebih baik,” harapnya.

Hadir mendampingi Wapres dalam acara tersebut, Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, serta Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Abdul Mu’is. (OL-4)

BERITA TERKAIT