07 March 2020, 19:42 WIB

Pemprov Jabar Dukung Sentra Kerudung Ciroyom


Antara | Nusantara

WAKIL Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri peresmian Ciroyom Baru Centre (CBC) sebagai Pusat Grosir dan Sentra Kerudung Jawa Barat di CBC, Andir, Kota Bandung, Sabtu (7/3).

Kang Uu mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar mendukung peresmian CBC sebagai sentra kerudung karena dinilai bisa membangkitkan ekonomi pasar sehingga kesejahteraan akan merata.

"Perhatian (diberikan) kepada pengusaha pasar, pengusaha tradisional. Kami dorong itu lebih maju, lebih representatif lagi. Pasar didorong lebih hebat karena uang yang berputar cepat beredar, beda dengan uang yang dibelanjakan di toko ritel," kata Kang Uu.

"Kepada pihak yang mendorong majunya Pasar Ciroyom ini, kami ucapkan terima kasih karena membantu Pemprov meratakan kesejahteraan dengan meningkatnya daya beli masyarakat Jabar," tambahnya.

CBC menjadi wadah bagi lebih dari 200 perajin kerudung di Jabar untuk memasarkan produknya sekaligus menekan biaya operasional karena lokasi tempat usaha dekat dengan tempat produksi.

"Jabar ini mayoritas Muslim. Potensi produsen hijab luar biasa, apalagi Muslimah semakin menyadari perlunya memakai kerudung. (CBC) ini bisa memenuhi kebutuhan Muslimah di Jabar sekaligus mendorong keberhasilan Jabar Juara dalam hal batin," kata Kang Uu.

Dengan launching CBC sebagai Pusat Grosir & Sentra Kerudung Jawa Barat, dirinya pun berharap image Ciroyom sebagai pasar tradisional yang becek dan semrawut berganti menjadi tempat belanja yang modern dan tertata rapi.

"Di luar itu, saya berharap kegiatan ini bisa juga mendorong industri tekstil Jawa Barat menjadi juara kembali," ujar Kang Uu.

Kepada manajemen CBC, dia pun meminta manajemen memperhatikan lingkungan, terutama soal kebersihan pasar. "Juga soal mitigasi, misalnya kebakaran. Dan terus berkoordinasi dengan pemerintah kota," tuturnya.

Terkait potensi perkembangan CBC, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Provinsi Jabar M. Arifin Soedjayana mengatakan, pihaknya berupaya memetakan pasar terkait untuk kemudian dijadikan pasar kreatif. (OL-12)

BERITA TERKAIT