07 March 2020, 17:17 WIB

Tenaga Ahli KSP Akui Ahok belum Ditunjuk Pimpin Ibu Kota Baru


Yona Hukmana | Politik dan Hukum

KOMISARIS Utama PT Pertamina (Persero) yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diyakini kompeten untuk memimpin otorita ibu kota negara baru.

"Saya kira nama Pak Ahok bukan lagi sesuatu yang mengherankan, karena beliau saja pernah menjadi gubernur. Punya rekam jejak dalam mengelola ibu kota. Jadi, memang ada kompetensinya begitu bukan sembarangan," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian di Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian. (Antara)

Baca juga: Ahok Ditolak Pimpin Otorita Ibu Kota Baru, PPP: Wajar Saja

Meski Ahok dinilai memiliki kompetensi, Donny mengatakan belum tentu terpilih karena masih dalam pembahasan. "Tunggu saja dari Presiden (Joko Widodo) siapa yang akan diputuskan nanti menjadi kepala badan otorita," ujar Donny.

Baca juga: Ahok dan Tumiyana Dianggap Paling Tepat Pimpin Ibu Kota Baru

Ada empat kandidat yang akan menjadi kepala otorita ibu kota negara ibu. Mereka yakni Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyono, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

"Semuanya punya kelebihan masing-masing, maka semuanya itu ditimbang serius oleh presiden," pungkas Donny. (X-15)

BERITA TERKAIT